BANDUNG, ipai.upi.edu – Program Studi Ilmu Pengetahuan Agama Islam (IPAI) Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) Universitas Pendidikan Indonesia sukses menyelenggarakan agenda strategis "Pembekalan P3K dan Persiapan Tugas Akhir" khusus bagi mahasiswa angkatan 2023. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan pada Kamis, 12 Februari 2026, bertempat di Auditorium Lantai 6 Gedung FPIPS UPI. Acara ini dirancang sebagai langkah preventif dan akseleratif dalam membekali mahasiswa menghadapi Program Penguatan Profesional Kependidikan (P3K) pada Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026, sekaligus memberikan peta jalan yang jelas bagi penyelesaian tugas akhir mereka.
Kegiatan dibuka secara resmi dengan sambutan hangat dari Sekretaris Program Studi IPAI, Dr. Agus Fakhruddin, S.Pd., M.Pd. Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa mahasiswa IPAI harus merefleksikan jati diri sebagai calon pendidik yang tidak hanya cakap secara kognitif, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan integritas moral. Beliau menegaskan bahwa momentum P3K dan penulisan skripsi adalah dua pilar penting yang akan menentukan kualitas lulusan dalam menjawab tantangan zaman di era disrupsi.
Sinergi Akademik Menuju Visi Pelopor dan Unggul
"Kita ingin lulusan IPAI menjadi teladan yang unggul di sekolah-sekolah tempat mereka mengabdi nanti. Oleh karena itu, persiapan yang matang hari ini adalah kunci kemenangan di masa depan," ujar Dr. Agus Fakhruddin di hadapan ratusan mahasiswa yang hadir.
Internalisasi Kompetensi Pedagogik melalui Program P3K
Sesi pertama pembekalan diisi oleh pakar pendidikan, Prof. Dr. Udin Supriadi, M.Pd., yang memaparkan esensi dari Program Penguatan Profesional Kependidikan (P3K). Beliau menjelaskan bahwa P3K bukan sekadar praktik mengajar formal, melainkan ruang transformasi identitas dari mahasiswa menjadi guru profesional. Secara teoretis, persiapan ini sejalan dengan konsep Pedagogical Content Knowledge (PCK) yang dikemukakan oleh Shulman (1987), di mana seorang pendidik dituntut mampu mengintegrasikan pengetahuan konten agama dengan metodologi pengajaran yang tepat sasaran.
Dalam perspektif ilmiah yang sering diulas dalam jurnal pendidikan bereputasi (Sinta 1/Scopus), keberhasilan praktik lapangan sangat bergantung pada kematangan persiapan diri dan kemampuan adaptasi calon guru terhadap ekosistem sekolah. Prof. Udin mengingatkan agar mahasiswa mampu membawa nafas religiusitas yang edukatif dalam setiap interaksi mereka di sekolah praktik nantinya.
Strategi Akselerasi Riset dan Penulisan Tugas Akhir
Pada sesi kedua, Dr. Saepul Anwar, S.Pd.I., M.Ag., memberikan panduan taktis mengenai persiapan tugas akhir (skripsi). Beliau mendorong mahasiswa angkatan 2023 untuk mulai melakukan pemetaan fenomena pendidikan agama Islam di lapangan saat melaksanakan P3K. Menurut beliau, data lapangan yang segar dan relevan dapat menjadi bahan riset yang sangat berkualitas jika dikelola dengan metodologi yang tepat.
Beliau menekankan pentingnya bagi mahasiswa untuk memiliki "kemauan riset" yang kuat guna menghasilkan karya tulis ilmiah yang memberikan solusi bagi problematika pendidikan di masyarakat. Strategi ini diharapkan dapat memangkas durasi pengerjaan skripsi sehingga mahasiswa dapat lulus tepat waktu dengan predikat yang membanggakan.
Implementasi SDG 4: Mewujudkan Pendidikan Agama Berkualitas
Penyelenggaraan kegiatan ini merupakan manifestasi nyata komitmen institusi terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas). Dengan mempersiapkan calon guru agama yang kompeten dan berwawasan riset, Prodi IPAI berkontribusi dalam memastikan akses pendidikan yang inklusif dan bermutu bagi generasi masa depan. Upaya ini juga menjadi bagian dari ikhtiar prodi dalam menjaga standar mutu akademik yang telah diakui secara internasional melalui akreditasi ACQUIN dan LAMDIK.
Perjalanan akademik adalah sebuah jihad intelektual yang memerlukan ketekunan dan keikhlasan. Pembekalan ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan jembatan bagi mahasiswa untuk meniti tangga profesionalisme. Semoga Allah SWT senantiasa meridai dan mempermudah setiap langkah usaha baik kita semua dalam mencetak pendidik-pendidik hebat yang membawa cahaya kebaikan bagi umat dan bangsa.
