Jl. Dr. Setiabudi No.276A, Kota Bandung 40143
UPI-FPIPS-Logo-blok
Kontribusi Mahasiswa IPAI UPI dalam Siaran RRI Pro 1 Bandung: Menangkal Kemiskinan Informasi melalui Literasi Digital

BANDUNG – Mahasiswa Program Studi Ilmu Pengetahuan Agama Islam (IPAI) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kembali menunjukkan peran aktifnya dalam ruang publik. Pada hari Selasa, 24 Februari 2026, pukul 10.05 - 10.35 WIB, Faiz Firdaus yang merupakan Duta Baca Kuningan 2026 sekaligus mahasiswa PAI UPI, hadir sebagai narasumber dalam program siaran "Bandung Siang Ini" di RRI Pro 1 Bandung 97.6 FM. Acara bertajuk "Edisi Literasi Digital" ini dipandu oleh Host Alan Albana dan mengangkat tema krusial, yakni "Menangkis Kemiskinan Informasi dengan Literasi Digital".

Sinergi Literasi dan Dakwah di Era Disrupsi Informasi

Kehadiran Faiz Firdaus dalam siaran radio nasional ini merupakan perwujudan dari kompetensi mahasiswa IPAI yang mampu beradaptasi dengan dinamika teknologi informasi. Literasi digital bukan sekadar kecakapan teknis, melainkan sebuah instrumen penting untuk menyaring arus informasi agar tetap berada pada koridor kebenaran dan etika. Sebagai Duta Baca, Faiz menekankan bahwa kemiskinan informasi dapat mengakibatkan ketertinggalan peradaban, sehingga diperlukan literasi yang komprehensif untuk membentengi masyarakat dari hoaks dan disinformasi.

Secara teoretis, literasi digital bagi mahasiswa pendidikan agama sangat relevan dengan konsep information discernment. Penelitian dalam jurnal bereputasi seperti Computers & Education atau jurnal terakreditasi Sinta mengenai media literasi menunjukkan bahwa kemampuan evaluasi kritis terhadap konten digital berbanding lurus dengan kualitas pengambilan keputusan individu dalam masyarakat demokratis. Hal ini sejalan dengan nilai-nilai Islam yang mengedepankan tabayyun (verifikasi) dalam menerima setiap kabar, guna menghindari kemudaratan informasi di ruang siber.

Mewujudkan Pendidikan Berkualitas melalui SDG 4

Kegiatan ini merupakan langkah konkret prodi dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 4 (Pendidikan Berkualitas). Dengan mengedukasi masyarakat melalui media massa seperti RRI, mahasiswa IPAI berkontribusi pada peningkatan kecakapan literasi di luar ruang kelas formal. Pendidikan berkualitas tidak hanya terbatas pada bangku kuliah, tetapi juga mencakup penyebaran pengetahuan yang mencerahkan masyarakat luas guna menciptakan ekosistem informasi yang sehat dan inklusif.

Melalui platform RRI Pro 1 Bandung, pesan mengenai pentingnya literasi digital dapat menjangkau audiens yang lebih luas, mulai dari kalangan akademisi hingga masyarakat umum. Hal ini memperkuat peran UPI sebagai institusi yang tidak hanya unggul secara internal, tetapi juga berdampak bagi kemajuan literasi bangsa sesuai dengan semangat "Diktisaintek Berdampak" yang diusung.

Kolaborasi Publik dan Pengembangan Kompetensi Mahasiswa

Partisipasi mahasiswa dalam siaran radio ini juga mencerminkan keberhasilan Program Studi IPAI dalam membangun jejaring eksternal dan melatih public speaking mahasiswanya. Interaksi dengan praktisi media seperti Alan Albana memberikan pengalaman berharga bagi Faiz Firdaus dalam menyampaikan gagasan secara sistematis dan persuasif di depan publik.

Dukungan penuh dari pihak fakultas (FPIPS) dan universitas menjadi modal utama bagi mahasiswa untuk terus berprestasi di kancah daerah maupun nasional. Keterlibatan ini membuktikan bahwa mahasiswa PAI memiliki spektrum peran yang luas, tidak hanya terbatas pada sektor pendidikan agama konvensional, tetapi juga sebagai agen perubahan dalam literasi digital nasional.

Refleksi & Persuasi Penutup

Kegiatan siaran ini menjadi pengingat bahwa di era digital, setiap individu bertanggung jawab atas informasi yang mereka konsumsi dan bagikan. Literasi digital adalah kunci untuk memerdekakan diri dari belenggu ketidaktahuan.

Mari kita teladani semangat Faiz Firdaus untuk terus berbagi manfaat melalui ilmu pengetahuan. Prestasi dan keberanian untuk tampil di ruang publik adalah bukti nyata bahwa mahasiswa IPAI mampu menjadi pelopor kemajuan. Jadilah bagian dari perubahan, tingkatkan literasi kita, dan mari kita bersama-sama memerangi kemiskinan informasi demi masa depan Indonesia yang lebih cerdas dan beradab.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *