Jl. Dr. Setiabudi No.276A, Kota Bandung 40143
UPI-FPIPS-Logo-blok
Membangun Budaya Kerja Unggul: Webinar Nasional Hadirkan Prof. Jimly Asshiddiqie Jelang Ramadhan

BANDUNG – Menyambut bulan suci Ramadhan, Program Studi Ilmu Pengetahuan Agama Islam (IPAI) bersama FPIPS Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menggelar Webinar Nasional bertajuk "Ramadhan dan Etos Kerja". Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Jumat, 27 Februari 2026, pukul 13.30 - 15.15 WIB ini bertujuan untuk menguatkan spiritualitas guna membangun budaya kerja yang unggul dan berintegritas. Webinar ini menjadi istimewa dengan kehadiran tokoh nasional, Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, S.H., M.H. (Ketua Mahkamah Konstitusi RI 2003-2008), sebagai narasumber utama.

Sinergi Spiritualitas dan Profesionalisme

Kegiatan ini dibuka dengan sambutan dari Rektor UPI, Prof. Dr. H. Didi Sukyadi, M.A., dan Dekan FPIPS UPI, Prof. Dr. Cecep Darmawan, S.H., S.I.P., S.AP., M.Si., CPM.. Fokus utama diskusi adalah bagaimana momentum Ramadhan dapat menjadi katalisator dalam meningkatkan produktivitas dan etika kerja. Dalam perspektif sosiologi agama, etos kerja sering kali dikaitkan dengan kedalaman spiritualitas seseorang. Sebagaimana dijelaskan dalam berbagai literatur di jurnal bereputasi (seperti Journal of Management, Spirituality & Religion), integrasi nilai-nilai keagamaan dalam lingkungan kerja terbukti mampu meningkatkan organizational citizenship behavior dan komitmen profesional yang berbasis pada kejujuran.

Diskusi yang dipandu oleh Faisal Sadam Murron, S.Pd., M.Pd. selaku moderator, serta dipandu oleh MC Dr. Vini Agustiani Hadian, M.Pd., menekankan bahwa ibadah di bulan Ramadhan seharusnya tidak menjadi alasan penurunan produktivitas. Sebaliknya, nilai-nilai disiplin dan pengendalian diri yang dilatih selama berpuasa merupakan modal utama untuk membentuk karakter pekerja yang tangguh dan berintegritas tinggi.

Manifestasi SDG 4: Mewujudkan Pendidikan Berkelanjutan

Penyelenggaraan webinar ini secara eksplisit mendukung tercapainya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas). Dengan menghadirkan narasumber setingkat tokoh nasional secara gratis dan terbuka untuk umum, UPI berkomitmen untuk menyediakan akses pengetahuan seluas-luasnya bagi masyarakat. Pendidikan tidak hanya terbatas pada transfer pengetahuan di dalam kelas, tetapi juga mencakup pembinaan karakter dan nilai-nilai moral yang relevan dengan dunia profesi.

Melalui insight dan knowledge yang dibagikan, peserta diharapkan mampu mengimplementasikan nilai-nilai luhur agama dalam konteks kehidupan bernegara dan berorganisasi. Sertifikat elektronik dan materi yang disediakan bagi peserta merupakan bentuk apresiasi prodi terhadap semangat belajar sepanjang hayat yang menjadi ruh dari pembangunan berkelanjutan.

Penguatan Budaya Akademik dan Nilai Religiusitas

Webinar ini juga menjadi ajang refleksi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus mengedepankan nilai-nilai religius dalam setiap aktivitas ilmiah. Keterlibatan aktif pimpinan universitas dan fakultas menunjukkan dukungan kelembagaan yang kuat terhadap program-program yang memadukan aspek intelektual dan spiritual. Hal ini sejalan dengan jati diri UPI sebagai kampus "Pelopor dan Unggul" yang tetap berakar pada nilai-nilai keislaman yang moderat dan progresif.

Keberhasilan acara yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting ini membuktikan bahwa kendala jarak bukan lagi penghalang untuk menyebarkan syiar ilmu. Kolaborasi antara berbagai elemen di lingkungan FPIPS UPI diharapkan terus berlanjut guna menciptakan ekosistem akademik yang inspiratif dan berwawasan luas.

Penyelenggaraan webinar "Ramadhan dan Etos Kerja" ini mengingatkan kita bahwa profesionalisme tanpa landasan spiritualitas akan kehilangan makna terdalamnya. Ramadhan bukan sekadar ritual menahan lapar, melainkan sekolah kedisiplinan yang seharusnya tercermin dalam kualitas kerja kita setiap hari.

Mari kita jadikan ilmu yang diperoleh dari para pakar sebagai bekal untuk menyambut bulan suci dengan semangat pembaruan diri. Mari kita buktikan bahwa sebagai bagian dari keluarga besar IPAI UPI, kita mampu menjadi teladan dalam bekerja keras, bekerja cerdas, dan bekerja ikhlas demi kemajuan bangsa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *