Bandung — Program Studi Manajemen Industri Katering atau MIK kembali mencatatkan alumni berprestasi melalui kiprah Muhammad Rojali, alumni Universitas Pendidikan Indonesia asal Bogor yang berhasil membangun karier di bidang hospitality, pendidikan vokasi, dan kerja sama internasional.
Muhammad Rojali menempuh pendidikan sarjana di Universitas Pendidikan Indonesia dengan bidang keahlian Tourism, khususnya Catering Industry Management. Selama masa studi, ia memperkuat kompetensi dalam bidang food hygiene, HACCP, serta fine dining service. Bekal akademik tersebut menjadi dasar penting dalam perjalanan profesionalnya di industri hospitality.
Setelah menyelesaikan studi, Rojali mengabdikan diri sebagai Kitchen and Service Instructor di SMK Pariwisata PGRI 2 Cibinong. Dalam perannya, ia tidak hanya mengajar keterampilan dapur dan pelayanan, tetapi juga terlibat dalam pengembangan kurikulum bersama pelaku industri agar lulusan lebih siap menghadapi kebutuhan dunia kerja.
Karier internasionalnya semakin berkembang ketika ia bergabung dengan Katara Hospitality pada ajang FIFA World Cup Qatar 2022. Pengalaman tersebut memperkuat kemampuan Rojali dalam kepemimpinan, komunikasi, serta manajemen pelayanan lintas budaya pada salah satu ajang olahraga terbesar dunia.
Prestasi akademik Rojali berlanjut setelah ia memperoleh beasiswa LPDP untuk melanjutkan studi magister di Les Roches Global Hospitality Education, Crans-Montana, Swiss. Pada tahun 2024, ia menyelesaikan program Master’s in Hospitality Strategy and Digital Transformation. Ia juga meraih sertifikasi Advanced Hospitality and Tourism Analytics (CAHTA) serta mewakili Les Roches dalam berbagai forum internasional, seperti Hospitality Asset Forum di Paris, Future Travel Summit di Barcelona, dan Digital Festival di Zurich.

Saat menempuh pendidikan di Swiss, Rojali aktif dalam organisasi Les Roches Ambassadors dan Career Leader Society. Ia juga mengikuti program Cross Training di Kwong Ming Fine Dining Restaurant, Martigny, Swiss. Pengalaman tersebut memperluas pemahamannya tentang standar pelayanan internasional, koordinasi tim, dan kepuasan tamu dalam operasional restoran fine dining.
Saat ini, Muhammad Rojali berperan sebagai Partnership and International Affairs di Institut Pariwisata Tedja Indonesia (IPTI). Ia berfokus pada pengembangan kerja sama akademik, relasi internasional, dan penguatan reputasi IPTI sebagai institusi hospitality yang mampu bersaing di tingkat global.
Dengan kemampuan berbahasa Indonesia dan Inggris, serta penguasaan bahasa Mandarin yang terus berkembang, Rojali menunjukkan komitmen kuat terhadap pendidikan global, transformasi digital, dan hospitality berkelanjutan. Kiprahnya menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan alumni Prodi MIK untuk terus mengembangkan diri, memperluas jejaring internasional, dan berkontribusi bagi kemajuan industri pariwisata serta hospitality Indonesia.
