Penulis: Inastia Fauzana Cesarias (SaIG, 1901397)
Penyunting: Muhammad Naufal Rifasyah (SaIG, 2500436)

Dok. Penulis
Skripsi merupakan salah satu bentuk karya ilmiah yang menjadi tugas akhir bagi mahasiswa jenjang S1. Menyusun sebuah penelitian hingga menjadi karya ilmiah berupa skripsi bukanlah hal yang mudah untuk diselesaikan. Tak jarang mahasiswa mengalami kesulitan dan kendala di tengah proses menyusun skripsi. Begitu pun dengan yang saya alami selama penyusunan tugas akhir.
Saya tidak dapat menyangkal bahwa proses penyusunan tugas akhir merupakan pengalaman yang paling melelahkan selama masa kuliah. Topik skripsi yang saya tunjukkan mengenai pengaruh kepadatan penduduk terhadap tingkat kemacetan lalu lintas di Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung saat itu mendapatkan evaluasi dari Dr. Bagja Waluya, S.Pd., M.Pd., sebagai dosen pembimbing 1. Beliau menilai jika kemacetan lalu lintas dihubungkan dengan kepadatan penduduk, maka wilayah kajian seharusnya lebih luas karena tingkat kemacetan lalu lintas di wilayah kecamatan lebih dipengaruhi oleh mobilitas penduduk di dalam dan luar wilayah kota. Penulisan Bab 2 dan Bab 3 juga mendapatkan evaluasi dari Ibu Shafira Himayah, S.Pd., M.Sc., sebagai dosen pembimbing 2.
Setelah mendapatkan evaluasi dan masukan dari kedua dosen pembimbing, saya memeriksa kembali topik penelitian serta kesalahan penulisan pada tugas akhir saya. Berdasarkan pertimbangan metode yang akan digunakan untuk observasi kondisi lalu lintas, sulit bagi saya untuk memperluas wilayah kajian karena membutuhkan waktu, biaya, serta personel yang lebih banyak agar dapat mempertahankan keakuratan data kondisi lalu lintas sehingga saya memutuskan untuk mengubah konsep penelitian menjadi analis tingkat kemacetan lalu lintas tanpa mengkaji pengaruhnya dengan kepadatan penduduk agar tidak perlu memperluas wilayah kajian. Konsep tersebut disetujui oleh kedua dosen pembimbing dengan menambahkan analisis penyebab dan dampak kemacetan lalu lintas juga disertai dengan perspektif keilmuan sains informasi geografi agar pembahasan penelitian tetap luas dan kaya.
Mengubah konsep penelitian membuat isi Bab 1 hingga Bab 3 perlu disesuaikan. Rasa frustrasi kerap saya alami selama proses revisi hingga akhirnya mendapatkan izin untuk melakukan observasi lapangan yang terdiri dari observasi kondisi lalu lintas dan wawancara. Perjuangan saya masih berlanjut dengan rumitnya pengolahan data, penyusunan Bab 4 dan Bab 5, perbaikan kondisi perangkat, hingga persiapan sidang skripsi. Berkat rahmat dan karunia Allah Subhanahu Wa Ta'ala, dukungan dan doa dari anggota keluarga, bimbingan dari kedua dosen pembimbing, serta arahan dan motivasi dari Bapak Dr. Lili Somantri, S.Pd., M.Si., selaku ketua Program Studi Sains Informasi Geografi, saya dapat menyelesaikan studi dan berhak mendapatkan gelar Sarjana Geografi (S.Geo.) pada 9 Maret 2026.

Dok. Penulis
Banyak sekali hikmah dan pembelajaran yang saya dapatkan selama proses penyusunan tugas akhir. Di zaman serba instan ini, AI hingga jasa joki skripsi hadir sebagai jalan pintas untuk membantu mendapatkan gelar sarjana dengan mudah. Namun dalam proses menyelesaikan tugas akhir, saya menyadari bahwa AI tidak dapat sepenuhnya diandalkan karena setiap referensi yang berasal dari AI dapat berupa “halusinasi” atau informasi buatan yang tidak ada dalam publikasi ilmiah mana pun. Selain itu, meskipun mengalami berbagai kesulitan dan kendala selama proses penyusunan tugas akhir, ada rasa bangga dan puas ketika saya dapat mempresentasikan hasil penelitian berdasarkan temuan dari observasi lapangan serta bimbingan dari kedua dosen pembimbing yang luar biasa hebat. Bagi saya sebagai peneliti pemula, menyusun penelitian untuk tugas akhir jenjang S1 adalah sebuah pembelajaran dan pengalaman berharga yang tidak akan saya dapatkan dengan jasa joki skripsi.

Dok. Penulis
Selama 13 semester masa studi, saya sangat berterima kasih dan bersyukur atas kesempatan yang diberikan untuk bergabung dan menjadi mahasiswa Program Studi Sains Informasi Geografi. Sangat menyenangkan mendapatkan ilmu dan pengalaman berharga di Program Studi Sains Informasi Geografi dengan dosen-dosen yang berkualitas dan kompeten serta ketua program studi yang senantiasa memberikan kultur positif sebagai bekal bagi para mahasiswa Sains Informasi Geografi agar menjadi lulusan yang memiliki jiwa leadership dan profesional dalam menjalani dunia kerja. Semoga Program Studi Sains Informasi Geografi semakin dikenal luas dan menjadi program studi unggulan di bidang industri yang berkaitan dengan informasi geografis.
