Penulis: Dr. Andika Permadi Putra, S.T., M.T
Penyunting: Tio Noviar
Pada tanggal 21 April 2025, Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Negeri Semarang (UNNES) secara resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Program Studi Sains Informasi Geografi (SaIG) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dalam rangka mewujudkan Langkah strategis untuk memajukan keilmuan geografi di Indonesia.
Kegiatan ini berlangsung di Gedung Nu’man Somantri, Universitas Pendidikan Indonesia bertujuan untuk memperkuat kolaborasi akademik, riset kolaboratif, serta pengembangan sumber daya manusia di bidang Geografi teknik dan pendidikan. Kesepakatan strategis ini ditandatangani langsung oleh Koordinator Prodi Pendidikan Geografi UNNES bersama Ketua Prodi SaIG UPI, Dr. Lili Somantri, S.Pd., M.Si.
Dalam rangkaian acara penandatanganan tersebut, dilakukan sesi pemaparan dan pengenalan profil Program Studi Sains Informasi Geografi (SaIG) UPI. Berdiri sejak 23 Februari 2018 di bawah naungan Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS), SaIG UPI telah menunjukkan perkembangan pesat. Prodi ini telah meraih akreditasi "UNGGUL" dari BAN-PT serta tersertifikasi secara internasional oleh lembaga AQAS Jerman.
Dr. Lili Somantri memaparkan bahwa lulusan SaIG UPI yang menyandang gelar Sarjana Geografi (S.Geo) dibekali dengan empat pilar kompetensi utama: Penginderaan Jauh (Remote Sensing), Sistem Informasi Geografis (SIG), Kartografi Tematik, dan Survei Pemetaan Terestris. Berbeda dengan program studi serumpun lainnya, SaIG UPI memiliki kurikulum yang sangat berimbang antara pemahaman fenomena geosfer (fisik dan sosial), keterampilan pengukuran lapangan, dan analisis data spasial digital.
Kekuatan kurikulum ini didukung oleh jejaring kemitraan SaIG UPI yang luas, mencakup Badan Informasi Geospasial (BIG), pemerintah daerah, hingga berbagai perusahaan industri spasial seperti TechnoGIS Indonesia dan MAPID.
Satu hal yang menjadi sorotan utama dalam pembahasan kerja sama ini adalah mencuatnya arah pengembangan kelembagaan di lingkungan UPI, yakni wacana pembentukan Fakultas Geografi. Pembahasan ini dinilai sangat krusial mengingat kebutuhan spesialisasi keilmuan spasial yang semakin mendalam di era digital. Selain itu, pertumbuhan peminat yang terus meningkat dan profil lulusan yang kompetitif menjadi katalisator utama rencana transformasi ini. Sinergi dengan UNNES, yang memiliki rekam jejak panjang dan kuat dalam mengembangkan keilmuan geografi, dinilai sebagai langkah resiprokal untuk saling mendukung terwujudnya visi besar tersebut.
Menindaklanjuti kesepakatan ini, kedua Kaprodi sepakat untuk segera mengimplementasikan program-program nyata. Beberapa fokus kerja sama ke depan meliputi pertukaran mahasiswa, riset bersama di bidang pemetaan dan mitigasi bencana, publikasi jurnal ilmiah kolaboratif, hingga standardisasi kompetensi lulusan antara pendidikan geografi (S.Pd) dan sarjana geografi (S.Geo).
Kerja sama antara UNNES dan UPI ini diharapkan tidak hanya sebatas dokumen di atas meja, melainkan menjadi pionir yang memperkokoh marwah dan kontribusi keilmuan Geografi bagi pembangunan Indonesia.
Dokumentasi


