Jl. Dr. Setiabudi No.276A, Kota Bandung 40143
UPI-FPIPS-Logo-blok
Perwakilan Juri Lomba Peneliti Muda Tingkat Nasional Bidang Geografi di Politeknik PU Semarang

Disusun oleh Tim Publikasi SPIG

Perwakilan dosen Fakultas Pendidikan Ilmu Pengatahuan Sosial (FPIPS) kembali menunjukkan kiprah akademiknya di tingkat nasional. Salah satu dosen SPIG yaitu Ibu Asri Ria Affriani, S.T., M.Eng., dipercaya menjadi tim juri dalam ajang Lomba Peneliti Muda Tingkat Nasional bidang Geografi yang diselenggarakan oleh Politeknik Pekerjaan Umum (Poltek PU) Semarang dan Center Young Scientist (CYS).  Kegiatan ini sebagai bentuk implementasi Perjanjian Kerja Sama antara Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Center for Young Scientist (CYS) pada bidang keilmuan Sejarah, Geografi dan Sosiologi. Kegiatan tersebut menjadi wadah bergengsi bagi para pelajar dan mahasiswa muda dari berbagai daerah di Indonesia untuk menampilkan gagasan, inovasi, serta hasil penelitian terbaik mereka dalam berbagai bidang keilmuan.

Ajang kompetisi ini diikuti oleh peserta dari berbagai sekolah menengah baik pertama maupun atas dan sederajat yang datang dari beragam provinsi di Indonesia. Kompetisi diselenggarakan secara bertahap dan profesional dengan melibatkan tim juri dari kalangan akademisi dan praktisi yang memiliki kompetensi di bidangnya masing-masing. Kehadiran perwakilan dari FPIPS sebagai juri pada cabang geografi menjadi bukti pengakuan terhadap kapasitas akademik dan pengalaman keilmuan yang dimiliki oleh sivitas akademika FPIPS dalam bidang geospasial.

Kegiatan lomba peneliti muda ini tidak hanya berfokus pada kemampuan peserta dalam menyusun karya tulis ilmiah, tetapi juga menguji kemampuan komunikasi ilmiah dan kreativitas dalam menyampaikan hasil penelitian. Proses penjurian dilaksanakan melalui beberapa tahapan yang cukup ketat. Tahap pertama berupa penilaian makalah ilmiah yang dikirimkan peserta. Pada tahap ini, para juri menilai kualitas penelitian dari aspek kebaruan topik, metodologi penelitian, ketepatan analisis, relevansi hasil, serta kontribusi penelitian terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan penyelesaian masalah di masyarakat.

Selain penilaian makalah, peserta juga diwajibkan mengirimkan video presentasi yang diunggah melalui platform YouTube. Penilaian video dilakukan untuk melihat kemampuan peserta dalam menyampaikan ide penelitian secara komunikatif, sistematis, dan menarik kepada masyarakat luas. Kreativitas penyampaian materi, kualitas visual, hingga kemampuan menjelaskan hasil penelitian menjadi poin penting dalam tahap ini.

Tahapan berikutnya adalah penilaian poster ilmiah. Pada sesi ini, peserta dituntut mampu merangkum hasil penelitiannya dalam bentuk visual yang ringkas, informatif, dan menarik. Poster menjadi media penting untuk menunjukkan kemampuan peserta dalam menyederhanakan konsep penelitian yang kompleks agar mudah dipahami oleh khalayak. Para juri menilai desain visual, kelengkapan informasi, keterbacaan, serta kesesuaian isi poster dengan substansi penelitian.

Setelah melewati tahap seleksi tersebut, peserta terbaik kemudian melaju ke babak final. Pada tahap final, peserta mempresentasikan hasil penelitian mereka secara langsung di hadapan dewan juri. Presentasi dilakukan secara profesional dengan durasi tertentu yang dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Pada sesi ini, kemampuan peserta dalam mempertahankan argumen ilmiah, menjawab pertanyaan secara kritis, serta menunjukkan penguasaan materi menjadi aspek utama penilaian. Banyak peserta yang mampu menghadirkan gagasan inovatif dan relevan dengan isu-isu aktual, khususnya dalam bidang geografi dan lingkungan. Topik penelitian yang diangkat pun beragam, mulai dari pemanfaatan teknologi geospasial, mitigasi bencana, perubahan penggunaan lahan, pengelolaan lingkungan, hingga pemanfaatan data spasial untuk pembangunan berkelanjutan.

Kompetisi seperti ini sangat penting dalam membangun budaya riset sejak dini di kalangan generasi muda. Penelitian tidak hanya menjadi sarana akademik, tetapi juga media untuk melatih kemampuan berpikir kritis, analitis, dan kreatif dalam menyelesaikan berbagai persoalan di masyarakat. Melalui lomba ini, para peserta didorong untuk lebih aktif mengembangkan inovasi yang dapat memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan pembangunan. Harapannya, kegiatan ini dapat terus menjadi ruang kolaborasi dan pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat nasional.

Lomba Peneliti Muda Tingkat Nasional ini sendiri mencakup sembilan bidang kompetisi, yaitu matematika, fisika, ilmu hayati, lingkungan, komputer, sejarah, sosiologi, ekonomi, dan geografi. Kesembilan bidang tersebut menjadi ruang bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan penelitian sesuai dengan minat dan kompetensi masing-masing.

Bidang geografi menjadi salah satu kategori yang cukup menarik perhatian karena banyak peserta mengangkat isu-isu strategis yang berkaitan dengan perubahan lingkungan, tata ruang wilayah, mitigasi bencana, dan penggunaan teknologi geospasial dalam kehidupan sehari-hari. Sejumlah penelitian bahkan dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut menjadi solusi nyata dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana pertukaran gagasan antar peserta dan akademisi dari berbagai daerah. Para peserta tidak hanya memperoleh pengalaman kompetitif, tetapi juga mendapatkan masukan langsung dari para juri yang berasal dari perguruan tinggi dan institusi profesional. Hal tersebut menjadi nilai tambah yang penting dalam pengembangan kemampuan akademik dan penelitian para peserta.

Panitia penyelenggara dari Politeknik PU Semarang menyampaikan apresiasi kepada seluruh dewan juri yang telah memberikan penilaian secara objektif dan profesional selama proses perlombaan berlangsung. Kehadiran para akademisi dari berbagai institusi, termasuk dosen SPIG, dinilai memberikan kontribusi besar terhadap kualitas dan kredibilitas kompetisi.

Acara final berlangsung dengan suasana kompetitif namun tetap edukatif. Para finalis tampil dengan penuh percaya diri mempresentasikan hasil penelitian mereka di hadapan dewan juri dan peserta lainnya. Berbagai inovasi dan ide kreatif yang ditampilkan menunjukkan bahwa generasi muda Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Setelah melalui seluruh tahapan penilaian, dewan juri akhirnya menetapkan para pemenang Lomba Peneliti Muda Tingkat Nasional tahun ini. Juara pertama diraih oleh peserta dari SMA N 5 Semarang, juara kedua diraih oleh peserta dari SMA Tarakanita Magelang, dan juara ketiga diraih oleh peserta dari MAN 1 Kudus. Sementara itu, penghargaan Harapan 1 diberikan kepada peserta dari SMA N 1 Teras, Harapan 2 diraih oleh peserta dari SMA Trensains Muhamadiyah Sragen, dan Harapan 3 diberikan kepada peserta dari SMA N 2 Kudus.

Para pemenang mendapatkan penghargaan dan apresiasi atas dedikasi serta kerja keras mereka dalam menghasilkan penelitian yang inovatif dan berkualitas. Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berkarya dan mengembangkan kemampuan riset di berbagai bidang ilmu.

Keterlibatan dosen  dalam kegiatan nasional seperti ini juga menjadi bagian dari komitmen institusi dalam mendukung pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Partisipasi aktif dosen dalam forum akademik nasional tidak hanya memperkuat jejaring kerja sama antar institusi, tetapi juga menjadi sarana untuk memperluas kontribusi keilmuan di tingkat nasional.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak generasi muda yang tertarik untuk mendalami dunia penelitian dan berkontribusi dalam menciptakan inovasi bagi bangsa. Di tengah tantangan global yang semakin kompleks, kemampuan riset dan pemanfaatan ilmu pengetahuan menjadi faktor penting dalam menciptakan solusi yang berkelanjutan.

Politeknik PU Semarang sebagai penyelenggara juga berharap agar kompetisi ini dapat terus berkembang menjadi ajang ilmiah bergengsi yang mampu melahirkan peneliti-peneliti muda berbakat dari seluruh Indonesia. Dengan dukungan para akademisi, institusi pendidikan, dan berbagai pihak terkait, budaya penelitian di kalangan generasi muda diharapkan semakin tumbuh dan memberikan dampak positif bagi kemajuan bangsa.

Melalui semangat kolaborasi, inovasi, dan penelitian, ajang Lomba Peneliti Muda Tingkat Nasional di Poltek PU Semarang menjadi bukti bahwa generasi muda Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan di masa depan. Dengan dukungan dunia pendidikan dan para akademisi, berbagai gagasan dan inovasi yang lahir dari kompetisi ini diharapkan dapat berkembang menjadi solusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *