Jl. Dr. Setiabudi No.276A, Kota Bandung 40143
UPI-FPIPS-Logo-blok
MEMAHAMI PERUBAHAN EKOSISTEM PESISIR MELALUI COASTAL: COAST ANALYSIS OF CORAL REEF AND MANGROVE LANDSCAPE

Penulis: Hana Hanifa (2505418)

Penyunting: Muhammad Naufal Rifasyah (2500436)

Ekosistem pesisir merupakan salah satu tempat yang memiliki pearn penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Di dalamnya terdapat komponen yang saling berhubungan, perairan pesisir dan muara, hutan mangrove, juga orgnisme bentik–yang terus mengalami perubahan seiring berjalannya kehidupan. Teknologi geospasial sangat dibutuhkan dalam hal ini, melalui analisis data multi-temporal dengan memanfaatkan citra satelit dan berbagai algoritma penginderaan jauh, dinamika perubahan ekosistem pesisir dapat diamati dengan seksama. 

Sebagai bentuk pengabdian, Komunitas RASTER memfasilitasi seluruh mahasiswa SaIG dalam sarana belajar/mengulik melalui Kegiatan Rutin Komunitas (KRK) bulan ke-2 bertemakan “COSTAL: Coast Analysis of Coral Reef and Mangrove Landscape”. Kegiatan ini ditunjukan untuk memperdalam pemahaman dinamika ekosistem pesisir dan juga memahami pemanfaatan citra satelit dan Google Earth Engine dalam mengkaji data secara temporal. 

Selama tiga pekan, kegiatan ini berjalan secara sistematis dengan memanfaatkan pre-test post test sebagai tolak ukur keberhasilan dan juga evaluasi disetiap rangkaiam kegiatannya. Melalui koordinasi antara Salwa alfia, Hana hanifa, dan Aqsha athala, kegiatan ini dapat berjalan dengan terstruktur. 

Pekan ke-1 (Jum’at, 10 Juli 2026): Analisis kekeruhan air dengan NDTI

Dibuka dengan menganalisis kekeruhan air menggunakan indeks kekeruhan air yang dibawakan oleh Muhamad Aziz Saputra, mengangkat isu kekeruhan air pasca pandemi covid di Sungai Gangga dan Yamuna. Melalui pendekatan langsung (hands-on) pemateri mengajak para invader mengolah data citra satelit secara temporal berbasis machine learning (GEE) untuk menganalisis kekeruhan air di Muara Sungai Siak, Pekanbaru dengan time series 2020–2025. Dengan memanfaatkan reflektansi pada kanal biru dan merah, tingkat kekeruhan air dapat dipetakan dan diamati secara temporal. 

Dok. Penulis

Pekan ke-2 (Kamis, 16 Juli 2026): Analisis tutupan mangrove secara temporal

Beranjak ke pekan selanjutnya, memetakan habitat mangrove oleh Sypa Septiani, area of interest habitat mangrove Tahura Ngurah Rai, Bali. Melangkah ke tahap yang lebih kompleks, menggabungkan bebagai indeks vegetasi seperti, NDVI, MNDWI, SR, GCVI, SAVI, dan MVI dengan Random Forest Classification berbasis machine learning (GEE), dapat menghasilkan visualisasi tutupan mangrove dalam time series 2020–2025, serta berkuran dan bertambahnya tutupan mangrove dalam kurun waktu tersebut. Seluruh peserta pekan 2 ini, diajak membuat titik sampel langsung untuk Klasifikasi Random Forest membedakan antara kelas mangrove dan non-mangrove. 

Dok. Penulis

Pekan 3 (Jum’at , 24 Juli 2026): Analisis keberadaan habitat bentik menggunakan algoritma Lyzenga

Pada penghujung KRK diisi dengan mempelajari serta memahami alur kerja algoritma Lyzenga dalam memetakan keberadaan habitat bentik, area of interest Raja Ampat, Papua. Bersama dengan Dela Oktaviani, kegiatan ini dibuka dengan brainstorming/pengenalan alur kerja, rumus yang digunakan, serta kelemahan metode Lyzenga dalam pemetaan perairan. Dengan menggunakan kanal biru dan hijau citra Sentinel-2 dan sampel substrat, serta pengolahan data melalui software ArcGIS dan juga exel, keberadaan bentik di Raja Ampat dapat divisualisasikan dengan pengolahan yang cukup kompleks. 

Dok. Penulis

Selama tiga pekan pelaksanaan, kontributor dan invader diajak untuk mengeksplorasi berbagai metode analisi yang umum digunakan dalam studi wilayah pesisir. Melalui kombinasi pemaparan materi, praktik pengolahan data (hands-on), serta diskusi interaktif, COASTAL tidak hanya menjadi wadah pembelajaran teknis, tetapi juga sarana bagi peserta untuk memahami bagaimana teknologi penginderaan jauh dapat dimanfaatkan dalam pemantauan dan pengelolaan sumber daya pesisir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *