Jl. Dr. Setiabudi No.276A, Kota Bandung 40143
UPI-FPIPS-Logo-blok
[MRL News] Sinergi MRL UPI dan Desa Wisata Cibeusi: Dorong Transformasi Tata Kelola dan Inovasi Produk Wisata Berkelanjutan

Bandung – Pengelolaan desa wisata pasca-pandemi menuntut kesiapan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dan ketepatan strategi pemasaran. Fenomena penurunan popularitas wisata serta belum terstrukturnya mekanisme pelayanan menjadi tantangan nyata yang dihadapi oleh Desa Wisata Cibeusi, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang. Merespons tantangan tersebut, Program Studi Manajemen Resort dan Leisure (MRL) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) hadir memberikan solusi nyata melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM).

​Desa Wisata Cibeusi sendiri dikenal memiliki bentang alam yang memukau dan potensi wisata alam yang melimpah, mulai dari daya tarik air terjun seperti Curug Cibarebeuy dan Curug Ciangin, hingga kawasan wisata berbasis alam seperti Muara Jambu, Pasir Ipis, dan Gedoy Camping Ground. Tidak hanya kaya secara lanskap alam, desa ini juga memiliki potensi ekonomi kuat melalui hasil bumi dan kuliner khasnya.

Namun, kekayaan potensi lokal ini belum diimbangi dengan visualisasi pemetaan yang optimal serta standarisasi pelayanan terpadu dari para pengelolanya. Hal inilah yang menjadi pemantik utama tim PKM MRL UPI yang diketuai oleh Dr. Sri Marhanah, S.S., M.M., untuk menginisiasi program penguatan tata kelola kawasan.

​Program PKM ini secara spesifik menyasar para perwakilan petugas pengelola dari setiap Daya Tarik Wisata (DTW) yang ada di bawah naungan BUMDes Desa Wisata Cibeusi. Kehadiran tim akademisi MRL UPI disambut hangat dan diterima langsung oleh Kepala Desa Wisata Cibeusi, Pak Wawan Aripin, Amd.Keu.

Istimewanya, agenda penguatan tata kelola ini didampingi dan dipantau langsung oleh Ketua Program Studi Manajemen Resort dan Leisure UPI, Dr. Erry Sukriah, S.E., M.S.E. Kehadiran beliau menegaskan komitmen prodi dalam mengawal hilirisasi ilmu akademik langsung ke tengah masyarakat. Kemitraan strategis ini ditandai dengan penandatanganan dokumen kerja sama resmi antara Prodi MRL UPI dan pihak Desa Wisata Cibeusi. Kolaborasi ini dinilai sangat relevan (inline) dengan profil Program Studi MRL UPI sebagai pionir pendidikan tinggi yang fokus pada pengembangan manajemen resort, tata kelola destinasi leisure, serta penciptaan pengalaman wisatawan (visitor experience) yang berkualitas tinggi dan berkelanjutan. “Program pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk mendukung penguatan tata kelola desa wisata cibeusi agar semakin profesional, terarah, dan berkelanjutan”, ucap ketua tim pengabdian kepada masyarakat, Ibu dr. Sri Marhanah, S.S, M.M.

Foto 1. Peserta Workshop Mengikuti Sesi Pematerian (Dokumentasi, 2026)

Guna mencapai tujuan peningkatan popularitas dan perbaikan mekanisme tata kelola, tim PKM MRL UPI tidak bergerak dengan asumsi, melainkan berbasis riset data pengunjung yang komprehensif. Melalui proses pengambilan dan pengolahan data lapangan, tim PKM berhasil merumuskan dan menyerahkan tiga luaran taktis yang siap diterapkan oleh mitra di lapangan:

  1. SOP Pengelolaan dan Pelayanan Pariwisata: Sebuah panduan mekanisme kerja yang jelas bagi para pekerja lokal demi menciptakan standarisasi pengelolaan dan pelayanan pengunjung yang profesional serta konsisten.
  2. Guidebook Desa Wisata Cibeusi: Buku panduan komprehensif yang mengemas informasi destinasi secara terstruktur, sekaligus menjadi jendela informasi bagi wisatawan mengenai potensi lokal dan keunikan desa.
  3. ​Peta Sebaran Daya Tarik Wisata: Visualisasi spasial yang memetakan seluruh titik sebaran lokasi wisata di sepanjang kawasan Desa Cibeusi untuk memudahkan alur pergerakan dan mobilitas wisatawan.

Foto 2. Penyerahan Produk PKM kepada Perwakilan Bumdes (Dokumentasi, 2026)

Selain luaran fisik, penguatan human capital (modal manusia) pengelola menjadi pilar penting dalam PKM ini. Melalui pembekalan intensif, Dr. Sri Marhanah, S.S., M.M. memberikan pemaparan krusial mengenai pentingnya transformasi digital dan tata kelola desa wisata berkelanjutan. Langkah ini kemudian diperkuat oleh dosen MRL UPI lainnya, Ibu Widyastuti, S.Sos., M.P.Par., yang mengupas tuntas strategi inovasi produk wisata berbasis potensi lokal.

​Tidak sekadar mendengarkan teori, para pengelola lokal dari berbagai DTW diajak aktif membedah karakteristik bentang alam, kuliner khas, dan potensi desa mereka melalui sesi sharing discussion. Menariknya, dinamika kelompok ini berjalan interaktif berkat kontribusi aktif dan asistensi langsung dari tujuh mahasiswa MRL UPI yang didelegasikan dalam surat tugas pengabdian, yaitu Arazka Aznur Fadilisyakur, Matthew Aditya Salomo Kipuw, Rafi Assidiqi Sudrajat, Nicholas Christian Musu Mayo, Nisrina Salsabila, Dila Sri Istiqomah, dan Rhein Raihan Sapril.

Foto 3. Peserta Workshop sedang Mengikuti Sesi Diskusi (Dokumentasi, 2026)

“Mudah-mudahan workshop ini menjadi modal yang berharga bagi kami untuk lebih semangat dalam mengelola destinasi yang ada di desa wisata cibeusi”, ujar kepala desa wisata Cibeusi, Bapak Wawan Aripin Amd.keu.

Kolaborasi segar antara dosen dan mahasiswa MRL UPI ini sukses menelurkan rancangan Paket Wisata Tematik yang rinci dan terstruktur bersama para pengelola lokal.

​Melalui integrasi antara riset data, penyerahan luaran taktis, peningkatan kapasitas SDM pengelola, serta keterlibatan aktif civitas akademika, sinergi antara MRL UPI and Desa Wisata Cibeusi diharapkan mampu membangkitkan kembali geliat pariwisata daerah. Langkah nyata ini menjadi bukti komitmen MRL UPI dalam mengaplikasikan ilmu manajemen leisure demi kemaslahatan dan kemandirian ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.

Foto 4. Sesi Foto Bersama Tim PKM, Mahasiswa dan Peserta Workshop (Dokumentasi, 2026)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *