Jl. Dr. Setiabudi No.276A, Kota Bandung 40143
UPI-FPIPS-Logo-blok
Di Balik Peta: Kunjungan Praktikum Mahasiswa SaIG UPI Angkatan 2024 ke DPUPR Kota Cimahi 

Penulis: Kelompok 3 Manajemen Kelembagaan 

Penyunting: Felicia Syifa' Hermanu Putri (SaIG, 2504208)

Tanggal Kegiatan: 29 Juli 2026

Sebagai bagian dari praktikum mata kuliah Manajemen Kelembagaan dan Standardisasi Informasi Geospasial, mahasiswa Sains Informasi Geografi angkatan 2024 Universitas Pendidikan Indonesia melakukan kunjungan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cimahi pada Rabu, 29 Juli 2026. Kegiatan ini awalnya direncanakan didampingi oleh Dr. Lili Somantri, S.Pd., M.Si. dan Dr. Ir. Muhammad Ihsan, S.T., M.T. Namun, karena Dr. Lili Somantri, S.Pd., M.Si. memiliki agenda lain, kunjungan pada hari itu didampingi oleh Dr. Ir. Muhammad Ihsan, S.T., M.T. 

Setibanya di lokasi, kami disambut oleh narasumber dari DPUPR dan Diskominfo Kota Cimahi. Suasana kegiatan berlangsung cukup interaktif karena materi yang disampaikan tidak hanya menjelaskan teori, tetapi juga menunjukkan bagaimana informasi geospasial diterapkan secara langsung di lingkungan pemerintahan. Ada tiga topik utama yang dibahas, yaitu Simpul Jaringan Kota Cimahi, Satu Data Indonesia, dan C-MAP sebagai platform integrasi data spasial.

Dari ketiga materi tersebut, kami jadi mendapat gambaran yang lebih jelas tentang bagaimana data geospasial dikelola. Ternyata, prosesnya jauh lebih kompleks dari yang dibayangkan. Tidak hanya berkaitan dengan pemetaan, tetapi juga melibatkan tata kelola kelembagaan, standardisasi data, hingga koordinasi antarinstansi agar informasi yang dihasilkan dapat digunakan dengan baik.

Pembahasan mengenai Simpul Jaringan dan Satu Data Indonesia menjadi salah satu bagian yang paling menarik. Materi ini menunjukkan bahwa data yang akurat dan dapat digunakan bersama tidak muncul begitu saja, tetapi membutuhkan kerja sama dari banyak pihak. Sementara itu, C-MAP memberikan contoh nyata bagaimana data dari berbagai OPD dapat diintegrasikan dalam satu platform untuk mendukung kebutuhan pemerintah daerah.

Melalui kunjungan ini, mahasiswa juga diajak untuk melihat bidang geospasial dari sudut pandang yang berbeda. Kemampuan membuat peta tentu tetap penting, tetapi ada banyak hal lain yang tidak kalah penting, seperti pengelolaan data dan pemanfaatannya dalam perencanaan pembangunan maupun pelayanan publik. Hal tersebut sekaligus memberikan gambaran mengenai peran lulusan Sains Informasi Geografi di dunia kerja, termasuk di sektor pemerintahan.

Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan di masa mendatang. Selain menjadi kesempatan untuk belajar langsung di lapangan, kunjungan instansi juga membantu mahasiswa menghubungkan materi yang dipelajari di kelas dengan penerapannya dalam kehidupan nyata.

Satu Data Indonesia sounds easy, sampai sadar ternyata nyatuin data aja bisa jadi side quest.  

Dok. Penulis

Dok. Penulis

Dok. Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *