Jl. Dr. Setiabudi No.276A, Kota Bandung 40143
UPI-FPIPS-Logo-blok
KELOMPOK 2: KUNJUNGAN LAPANGAN KE DPUPR KOTA CIMAHI

Penulis: Hilmy Nurizky (SaIG, 2400015)
Penyunting: Farrelius Simeon (SaIG, 2509009)

Dok. Penulis

Gambar 1. Pematerian Dari Dinas Terkait

Sebagai mahasiswa Sains Informasi Geografi (SaIG) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), kegiatan kunjungan lapangan ini diawali dengan keberangkatan pada pukul 08.00 WIB dari halaman Bank BNI UPI Isola. Perjalanan ditempuh menyusuri Jalan Setiabudi, berbelok ke arah Gegerkalong, hingga memasuki wilayah Kota Cimahi dan tiba di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cimahi. Rangkaian acara resmi berlangsung sejak pukul 09.30 WIB hingga 12.00 WIB, memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mempelajari secara langsung penerapan ilmu geospasial serta tata kelola data pemerintahan di tingkat daerah.

Dok. Penulis

Gambar 2. Halaman Utama C-MAP

Selama kegiatan pemaparan berlangsung, dijelaskan perjalanan pengembangan sistem informasi geospasial Kota Cimahi yang berawal dari sistem C-MAPS sebelum berkembang dan terintegrasi menjadi geoportal C-MAP (Sistem Informasi Geospasial/Tata Ruang). Penguatan ekosistem geospasial ini didukung oleh landasan hukum yang kuat, seperti Perwal No. 58 Tahun 2022 tentang Tata Kelola Satu Data, Perwal No. 50 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Informasi Geospasial, dan Instruksi Walikota No. 28 Tahun 2024 tentang Integrasi Sistem Peta dan Data Spasial. Tata kelola ini melibatkan Baperida sebagai sekretariat Forum Satu Data, Diskominfo sebagai wali data utama, serta DPUPR yang menjalankan peran strategis sebagai pembina data geospasial sekaligus wali data pendukung bidang tata ruang.

Implementasi C-MAP yang memanfaatkan peta foto udara/drone tervalidasi oleh Badan Informasi Geospasial (BIG) telah mentransformasi data statistik tabular menjadi tampilan peta spasial interaktif berbasis koordinat presisi. Peta ini dimanfaatkan secara nyata dalam perencanaan pembangunan dan kebijakan daerah, meliputi pemetaan batas RW, penanganan kawasan kumuh, kemiskinan ekstrem, intervensi risiko stunting bersama DP3KB, hingga simulasi penanggulangan bencana banjir. Terintegrasinya sistem data spasial Kota Cimahi hingga ke tingkat provinsi dan pusat mengantarkan Pemkot Cimahi meraih Juara 1 Pengelolaan Informasi Geospasial Tingkat Provinsi Jawa Barat pada tahun 2024.

Dok. Penulis

Gambar 3. Dokumentasi Bersama

Kunjungan ini memberikan pemahaman mendalam mengenai tantangan riil di lapangan, khususnya keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) fungsional pemetaan karena belum tersedianya formasi khusus juru survei pemetaan di Pemkot Cimahi. Meskipun demikian, DPUPR mengoptimalkan tenaga berlatar belakang Teknik Geodesi dan staf yang memiliki minat di bidang GIS melalui bimbingan teknis berkala. Bagi mahasiswa SaIG UPI, kegiatan ini menegaskan pentingnya prinsip “Good data, decision, good result” dalam perumusan kebijakan publik berbasis ruang. Pembelajaran dari DPUPR Kota Cimahi menjadi modal berharga bagi calon insan geospasial dalam membangun sinergi antara akademisi dan pemerintah demi penataan wilayah yang presisi dan berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *