Lembang, 9 Agustus 2026. Program Studi Pendidikan Kewarganegaraan (PKn), Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan Tridarma Perguruan Tinggi melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Kewirausahaan bertajuk “Akselerasi UMKM Imam Florist Community melalui Inkubasi Civicpreneur Berbasis Branding Produk dan Pemasaran Digital”. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu, 9 Agustus 2026, bertempat di kediaman Imam Florist, Jalan Pamecelan No. 107, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Program ini diinisiasi oleh tim dosen Pendidikan Kewarganegaraan FPIPS UPI bekerja sama dengan Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) UPI, di bawah skema pendanaan Diktisaintek Berdampak. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian akademisi terhadap perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di lingkungan masyarakat, khususnya UMKM Imam Florist Community yang tengah bertransformasi dari sistem penjualan konvensional menuju pemasaran digital.
Ketua pelaksana kegiatan, Dr. Vini Agustiani Hadian, M.Pd., menyampaikan bahwa program ini dirancang bukan sekadar pelatihan satu arah, melainkan sebuah inkubasi kewirausahaan berbasis warga atau civicpreneur, yang menempatkan pelaku UMKM sebagai subjek aktif dalam mengembangkan usahanya sendiri. Ia menambahkan, rangkaian kegiatan ini telah disiapkan oleh tim dosen bersama mahasiswa PKn UPI sejak beberapa waktu sebelumnya, mulai dari koordinasi dengan mitra, penyusunan materi pelatihan, hingga pelaksanaan teknis di lapangan.


Tiga Tujuan Utama Kegiatan
Kegiatan ini dirancang dengan tiga tujuan utama. Pertama, meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM Imam Florist Community dalam membangun branding produk yang khas dan berdaya saing. Kedua, membekali pelaku usaha dengan pengetahuan pemasaran digital sebagai upaya perluasan jangkauan pasar. Ketiga, menumbuhkan semangat civicpreneurship di tengah masyarakat sebagai bagian dari penguatan ekonomi berbasis komunitas.
Pelatihan dan Pendampingan Tiga Kelompok Paralel
Rangkaian kegiatan dibuka dengan dua sesi pemaparan materi, yaitu digital branding UMKM oleh Dr. Henri Nusantara, M.Pd., dan pemberdayaan masyarakat oleh Dr. Leni Anggraeni, M.Pd. Selanjutnya, peserta mengikuti pelatihan teknis dalam tiga kelompok paralel. Kelompok pertama dipandu Dr. Vini Agustiani Hadian membahas branding produk dan pengembangan identitas usaha. Kelompok kedua dipandu Dr. Imas Kurniawaty, M.Pd. berfokus pada inovasi produk florist dan pengembangan desain produk. Kelompok ketiga dipandu Dr. Sri Wahyuni Tanshzil, M.Pd. mengangkat tema manajemen usaha dan pencatatan keuangan sederhana.
Sinergi Kampus dan UMKM Lokal
Owner Imam Florist, Imam Hardiansah, S.H., turut hadir menyambut kedatangan tim PkM sekaligus menerima cendera mata sebagai simbol kerja sama antara UMKM dan kampus. Menjelang penutupan, seluruh peserta bersama tim PkM melakukan refleksi dan evaluasi kegiatan untuk memastikan materi yang telah diberikan dapat diterapkan dalam keberlangsungan usaha Imam Florist Community ke depan.
Sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs)
Kegiatan ini turut mendukung capaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi serta SDGs 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, sebagai wujud kontribusi nyata Program Studi PKn FPIPS UPI dalam mendorong hilirisasi keilmuan kewarganegaraan ke dalam persoalan nyata di masyarakat.
Melalui pendekatan inkubasi civicpreneur ini, Program Studi PKn FPIPS UPI berharap UMKM Imam Florist Community tidak hanya semakin dikenal secara digital, tetapi juga tumbuh menjadi usaha yang mandiri, tertata, dan berkelanjutan.
