Program Studi Pendidikan Sejarah FPIPS Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) memperkuat sinergi akademis dengan institusi kebudayaan melalui kunjungan resmi dan pemaparan hasil penelitian di Museum Penerangan Jakarta. Dipimpin oleh Prof. Dr. Leli Yulifar, M.Pd. dan Prof. Dr. Dadan Wildan, M.Hum., pemaparan ini bertujuan untuk menghadirkan kontribusi riset perguruan tinggi dalam optimalisasi museum sebagai media dan sumber belajar sejarah yang inovatif. Penelitian yang dipresentasikan menyoroti strategi pemanfaatan nilai-nilai sejarah komunikasi dan penerangan agar dapat diintegrasikan ke dalam materi edukasi publik secara lebih interaktif, kontekstual, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Langkah strategis ini dirancang sebagai wujud konkret kontribusi kampus dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4, yakni Pendidikan Berkualitas. Melalui diseminasi riset ini, kerja sama antara akademisi FPIPS UPI dan Museum Penerangan diharapkan dapat mendorong transformasi pembelajaran sejarah yang inklusif, memperkaya literasi media masyarakat, serta memperluas akses edukasi berbasis pengalaman. Kolaborasi berkelanjutan ini tidak hanya memperkuat mutu kurikulum pendidikan sejarah di tingkat sekolah dan perguruan tinggi, tetapi juga menempatkan museum sebagai pusat sumber belajar yang adaptif dan berdampak luas bagi pencerdasan bangsa.
