Jakarta, 26 September 2026 — Kabar membanggakan datang dari alumni Program Studi Magister Pendidikan Kewarganegaraan (S2 PKn). Muliasari, S.Pd., M.Pd., yang baru menyelesaikan pendidikan magisternya pada Juni 2026, berhasil meraih penghargaan Favorite Poster dalam ajang B-Creative (BRIN Competition for Advanced Research and Innovation) yang merupakan bagian dari IRIFair 2026.
Penghargaan tersebut diterima Muliasari pada 24 September 2026 dalam rangkaian kegiatan IRIFair 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Prestasi ini menjadi capaian membanggakan karena diraih tidak lama setelah Muliasari menyelesaikan studi Magister Pendidikan Kewarganegaraan.

Penghargaan Favorite Poster diberikan atas karya poster yang dipresentasikan Muliasari dalam ajang B-Creative. Kompetisi tersebut menjadi ruang bagi para peneliti dan akademisi untuk mempresentasikan gagasan, hasil riset, serta inovasi melalui media poster kepada khalayak yang lebih luas.
Bagi Program Studi Magister Pendidikan Kewarganegaraan, capaian Muliasari menunjukkan bahwa proses pendidikan di tingkat magister tidak berhenti pada penyelesaian studi, tetapi juga mendorong alumni untuk terus mengembangkan kapasitas akademik, penelitian, dan inovasi.
Keikutsertaan Muliasari dalam B-Creative juga memperlihatkan keberlanjutan aktivitas akademiknya setelah menyelesaikan pendidikan magister. Penghargaan yang diraih menjadi bagian dari kontribusi alumni dalam membawa semangat riset dan pengembangan keilmuan Pendidikan Kewarganegaraan ke ruang akademik yang lebih luas.

Prestasi tersebut sekaligus menjadi kabar baik bagi keluarga besar Program Studi Magister Pendidikan Kewarganegaraan. Keberhasilan alumni dalam ajang nasional yang diselenggarakan BRIN diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan alumni lainnya untuk terus berkarya, melakukan penelitian, serta berpartisipasi dalam berbagai forum akademik dan inovasi.
Dengan diraihnya penghargaan Favorite Poster B-Creative IRIFair 2026, Muliasari, S.Pd., M.Pd., menambah deretan capaian alumni S2 PKn sekaligus menunjukkan bahwa lulusan Pendidikan Kewarganegaraan memiliki ruang yang luas untuk berkiprah dalam penelitian, inovasi, dan pengembangan ilmu pengetahuan.
