Penulis: Tim Akreditasi Angkatan 2025
Penyunting: Hilmy Nurizky (SaIG, 2400015)
Dalam setiap lembaga pendidikan formal, penilaian mutu diperlukan sebagai standar nasional untuk menjamin kualitas pendidikan. Penilaian ini dilakukan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) atau Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM), seperti LAMDIK yang berfokus pada bidang kependidikan. Salah satu yang dinilai dalam proses ini adalah program studi.
Program Studi Sains Informasi Geografi di Universitas Pendidikan Indonesia, yang berdiri pada tahun 2018, telah memperoleh akreditasi Unggul berdasarkan Surat Keputusan BAN-PT pada tahun 2021. Namun, masa berlaku dan peringkat akreditasi program studi maupun perguruan tinggi adalah 5 (lima) tahun, sehingga akreditasi tersebut berlaku hingga tahun 2026.

Dok. Penulis
Dalam upaya mempertahankan akreditasi Unggul yang telah diraih, berbagai pihak turut berperan aktif, mulai dari staf prodi, dosen, hingga mahasiswa. Kami sendiri merupakan salah satu dari lima mahasiswa semester kedua di Program Studi Sains Informasi Geografi yang dilibatkan dalam proses persiapan dokumen akreditasi.
Keterlibatan ini menjadi pengalaman yang berkesan bagi kami. Selain mendapatkan kepercayaan dari para dosen, kami juga memperoleh banyak pembelajaran, khususnya dalam pengelolaan dan penataan dokumen secara sistematis.

Dok. Penulis
Selama proses tersebut, kami menyadari bahwa akreditasi bukan sekadar penilaian, melainkan cerminan dari kualitas dan kinerja suatu program studi secara menyeluruh. Setiap data dan dokumen yang disusun harus akurat, relevan, dan dapat dipertanggungjawabkan nantinya. Hal tersebut menuntut kami dalam ketelitian, kerja sama tim, serta komunikasi yang baik antar pihak yang terlibat.
Selain itu, pengalaman ini juga memberikan gambaran nyata mengenai pentingnya manajemen waktu dan tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas. Kami belajar banyak untuk bekerja secara lebih terstruktur juga disiplin, terutama ketika harus menyeimbangkan antara kewajiban akademik dan kontribusi dalam tim akreditasi yang terjadi dalam satu waktu yang sama.
Melalui keterlibatan dalam kegiatan ini, penulis berharap dapat terus mengembangkan kemampuan diri, baik dalam aspek akademik maupun non-akademik. Pengalaman ini juga diharapkan dapat menjadi bekal berharga di masa mendatang, khususnya dalam menghadapi dunia kerja yang menuntut ketelitian, kerja sama, dan pastinya profesionalisme.
Lebih lanjut, kami berharap Program Studi Sains Informasi Geografi Universitas Pendidikan Indonesia dapat terus mempertahankan bahkan meningkatkan kualitasnya, sehingga mampu kembali meraih akreditasi Unggul pada periode berikutnya. Selain itu, keterlibatan mahasiswa dalam proses akreditasi diharapkan dapat terus ditingkatkan, karena tidak hanya membantu program studi, tetapi juga memberikan pengalaman pembelajaran yang nyata bagi mahasiswa.
Pada akhirnya, proses akreditasi ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan administratif semata, melainkan menjadi momentum evaluasi dan perbaikan berkelanjutan demi terciptanya pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing di masa yang akan datang.
