Jl. Dr. Setiabudi No.276A, Kota Bandung 40143
UPI-FPIPS-Logo-blok
BEKAL MENUJU KELULUSAN: SOSIALISASI TUGAS AKHIR, LULUS TEPAT WAKTU, MAGANG, DAN SERTIFIKASI KOMPETENSI UNTUK ANGKATAN 2023

Penulis: Muhammad Zaki Rabbani (SaIG, 2304692) & Alvin Anugrah Putra (SaIG, 2305811)

Penyunting: Reva Laelatul Zahra

Dok: Muhammad Najib Husein

Angkatan 2023 sudah mendapat title “mahasiswa semester akhir”, yang artinya tugas akhir merupakan teman yang ada dalam suka dan duka. Mungkin tugas akhir identik dengan skripsi, namun kali ini program studi SaIG akan mulai menerapkan sistem lulus melalui jalur artikel. Lulus melalui jalur artikel merupakan alternatif dari skripsi untuk tugas akhir, sehingga perlu adanya sosialisasi mengenai SOP dan mekanisme pelaksanaannya. Angkatan 2023 menjadi salah satu yang pertama untuk merasakan sistem ini. Sebagai bentuk persiapan, program studi SaIG pada Rabu, 10 Juni 2026 menyelenggarakan Sosialisasi yang membahas segala hal yang berkenaan dengan kewajiban mahasiswa semester akhir, antara lain mengenai tugas akhir jalur artikel, lulus tepat waktu, magang, dan sertifikasi kompetensi. Kegiatan ini menjadi sarana yang penting untuk memberikan pemahaman mengenai berbagai kebijakan akademik, persyaratan kelulusan, serta program yang akan dijalani mahasiswa pada masa akhir perkuliahan.

Materi pertama yang disampaikan membahas mengenai pelaksanaan tugas akhir melalui jalur artikel ilmiah. Kehadiran jalur artikel menjadi alternatif baru dalam penyelesaian tugas akhir yang selama ini identik dengan skripsi. Meskipun substansi penelitian yang dilakukan tetap sama, luaran yang dihasilkan berupa artikel ilmiah yang ditujukan untuk dipublikasikan pada jurnal sesuai ketentuan program studi.  Penerapan sistem ini memiliki beberapa manfaat. Skripsi pada umumnya bisa memiliki halaman yang berjumlah ratusan, sedangkan dengan menggunakan jalur artikel, jumlah halaman untuk tugas akhir bisa dipangkas sesuai dengan ketentuan jurnal yang dituju. Hal ini sangat memudahkan dalam bidang kepenulisan dan menghemat kertas yang perlu dicetak untuk bimbingan—sangat SDGs. Keuntungan lainnya adalah publikasi, dengan melakukan publikasi ke jurnal, penelitian yang dilakukan lebih mudah diakses dan lebih banyak memberikan manfaat untuk khalayak umum jika dibandingkan hanya tersimpan sebagai arsip di perpustakaan. Dalam SOP-nya ditekankan meskipun secara kuantitas halamannya berkurang, namun kualitasnya harus tetap dijaga. Maka ditetapkan jurnal yang dituju minimal terakreditasi Sinta 3. Poin krusial lainnya adalah rentang waktu untuk melakukan submit yakni 6 bulan setelah keluarnya SK pembimbing serta hanya boleh ada satu mahasiswa sebagai penulis—sisanya adalah dosen pembimbing.

Materi kedua adalah pembahasan mengenai program lulus tepat waktu. Pada sesi ini dijelaskan berbagai persyaratan akademik yang harus dipenuhi mahasiswa semester akhir, mulai dari target penyelesaian mata kuliah, tugas akhir, hingga tahapan administrasi menjelang kelulusan. Selain itu, dipaparkan pula timeline kegiatan yang perlu diperhatikan agar setiap proses dapat diselesaikan sesuai jadwal. Melalui pemaparan ini, mahasiswa memperoleh gambaran mengenai pentingnya menyusun rencana akademik sejak awal semester serta menjaga konsistensi dalam menyelesaikan setiap tahapan yang telah ditetapkan. 

Materi ketiga adalah penyampaian informasi mengenai program magang. Pada sesi ini dijelaskan mengenai timeline dan penilaian untuk magang nantinya. Bahasan ini mencakup tempat magang yang dituju, kesesuaian jobdesk dengan keilmuan SaIG, mata kuliah yang dikonversi serta output yang perlu dihasilkan selama menjalankan magang sebagai bahan penilaian. Selain memberikan gambaran teknis mengenai pelaksanaan magang, sesi ini juga menjelaskan peran magang sebagai wadah pengembangan kompetensi dan pengalaman profesional. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan sekaligus memahami kebutuhan dan dinamika dunia kerja 

Dok: Muhammad Najib Husein

Materi terakhir membahas mengenai sertifikasi kompetensi yang menjadi salah satu persyaratan kelulusan. Dalam sosialisasi dijelaskan bahwa program studi menyediakan subsidi untuk sertifikasi kompetensi GIS dengan kuota 10 mahasiswa serta sertifikasi kompetensi terestris dengan kuota 30 mahasiswa. Di samping memenuhi persyaratan akademik, sertifikasi kompetensi juga menjadi nilai tambah yang dapat meningkatkan daya saing lulusan dalam menghadapi tuntutan dunia kerja yang semakin kompetitif. 

Demikian beberapa poin penting dari sosialisasi mengenai tugas akhir jalur artikel, lulus tepat waktu, magang, dan sertifikasi kompetensi yang dilaksanakan pada Rabu, 10 Juni 2026. Berbagai informasi yang disampaikan memberikan pemahaman yang lebih jelas mengenai arah dan persiapan yang perlu dilakukan mahasiswa dalam menghadapi semester akhir. Semoga seluruh program yang telah dirancang dapat terlaksana dengan baik serta mampu memberikan kemudahan bagi mahasiswa dan dosen dalam menjalankan proses akademik tanpa mengurangi kualitas output yang dihasilkan. 

 

Dok: Muhammad Najib Husein

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *