Jl. Dr. Setiabudi No.276A, Kota Bandung 40143
UPI-FPIPS-Logo-blok
Dosen dan Mahasiswa Ilmu Hukum UPI Terlibat dalam Penelitian Genealogi Nilai Kesundaan dari Manuskrip Kerajaan Sumedang untuk Perkuat Pendidikan Karakter Jawa Barat

Bandung, 20 Mei 2026 —  dosen dan mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) secara resmi menyatakan keterlibatan mereka dalam penelitian berjudul "Genealogi Nilai Kesundaan dalam Manuskrip Kerajaan Sumedang dan Relevansinya terhadap Pendidikan Karakter di Jawa Barat". Penelitian yang memadukan perspektif ilmu hukum, kajian manuskrip kuno, dan pendidikan karakter ini hadir sebagai respons akademis yang berani terhadap fenomena semakin memudarnya identitas dan nilai-nilai budaya lokal Sunda di tengah gempuran arus globalisasi yang kian tak terbendung. Keterlibatan langsung mahasiswa ilmu hukum dalam proses riset ini menjadi hal yang paling menarik , karena membuktikan bahwa pembelajaran hukum di UPI telah berhasil melampaui batas-batas konvensional ruang kuliah dan teks undang-undang menuju medan penelitian yang kaya, kontekstual, dan berakar pada identitas bangsa.

Proses penelitian yang tengah berjalan ini melibatkan tim interdisiplin yang terdiri dari para dosen ilmu hukum UPI bersama mahasiswa pilihan yang memiliki minat kuat pada kajian hukum adat dan kearifan lokal, berkolaborasi erat dengan para ahli filologi serta sejarawan yang berpengalaman dalam membaca manuskrip-manuskrip kuno Nusantara. Objek utama penelitian adalah naskah-naskah peninggalan Kerajaan Sumedang yang disimpan di berbagai tempat, yang di dalamnya terkandung sistem nilai, norma sosial, serta filosofi hidup masyarakat Sunda yang telah teruji selama berabad-abad lamanya. Dari sudut pandang hukum, tim peneliti mengidentifikasi dan menganalisis prinsip-prinsip hukum adat yang tersirat maupun tersurat dalam manuskrip tersebut, mulai dari konsep keadilan restoratif berbasis komunitas, mekanisme penyelesaian sengketa secara musyawarah mufakat, hingga norma-norma perlindungan hak atas tanah dan lingkungan hidup yang jauh mendahului regulasi modern. Pendekatan yang komprehensif dan mendalam ini menjadikan penelitian ini sebagai salah satu karya riset hukum paling ambisius yang pernah dilakukan di lingkungan UPI.

Penelitian Genealogi Nilai Kesundaan dalam Manuskrip Kerajaan Sumedang ini dijadwalkan akan menghasilkan serangkaian luaran ilmiah yang strategis dan berdampak luas, termasuk publikasi di jurnal hukum nasional terakreditasi, buku referensi akademis, serta dokumen rekomendasi kebijakan yang akan diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Dinas Pendidikan setempat sebagai bahan pertimbangan dalam merancang kurikulum pendidikan karakter berbasis kearifan lokal. Tim peneliti berharap temuan-temuan riset ini kelak mampu menginspirasi sekolah-sekolah di seluruh Jawa Barat untuk mengintegrasikan nilai-nilai Kesundaan — seperti silih asah, silih asih, silih asuh — secara sistematis dan bermakna dalam proses pembelajaran sehari-hari. Bagi Program Studi Ilmu Hukum UPI, penelitian ini adalah penegasan identitas: bahwa mereka hadir bukan sekadar untuk mencetak sarjana hukum yang fasih membaca pasal, tetapi juga untuk melahirkan cendekiawan hukum yang mencintai bangsanya, menghargai warisannya, dan berani berjuang demi keadilan yang berakar pada nilai-nilai luhur budaya sendiri.