Expose Magang Berdampak SPIG 2022:
Bandung, 08 Januari 2026 Program Studi D4 Survei Pemetaan dan Informasi Geografis (SPIG), Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Universitas Pendidikan Indonesia, menyelenggarakan kegiatan Expose Program Magang Berdampak Semester Ganjil Tahun 2025 sebagai forum akademik untuk mempresentasikan hasil pelaksanaan magang mahasiswa Angkatan 2022. Kegiatan ini dilaksanakan di Auditorium Lantai 6 FPIPS dan sejumlah ruang kelas sebagai breakout room, dengan melibatkan dosen pembimbing, dosen penguji, serta mitra instansi dari berbagai sektor pemerintahan dan swasta.
Expose Magang Berdampak menjadi wadah refleksi pembelajaran sekaligus bentuk pertanggungjawaban akademik mahasiswa atas proses magang yang telah dilaksanakan di instansi mitra
Pembukaan dan
Laporan Pelaksanaan Program Magang Berdampak
Rangkaian kegiatan diawali dengan kedatangan peserta dan tamu
undangan ke auditorium, dilanjutkan dengan pembukaan dan doa sebagai penanda
dimulainya acara secara resmi. Selanjutnya, Koordinator Tim Penggerak Magang
Berdampak menyampaikan laporan akhir pelaksanaan program yang memuat gambaran
umum tujuan magang, sebaran instansi mitra, serta capaian pembelajaran yang
diperoleh mahasiswa selama menjalani kegiatan magang.
Sambutan kemudian disampaikan oleh Ketua Program Studi SPIG dan
Dekan FPIPS sebagai bentuk dukungan institusional terhadap implementasi program
Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Dalam sambutannya, ditekankan bahwa
magang berdampak bukan hanya tentang kehadiran mahasiswa di instansi, tetapi
bagaimana keilmuan survei, pemetaan, dan analisis geospasial dapat memberikan
kontribusi nyata bagi mitra.
Sesi Expose
di Breakout Room: Presentasi Hasil Magang Mahasiswa
Sesi expose dilaksanakan secara paralel di beberapa breakout room yang masing-masing difokuskan pada kelompok instansi mitra tertentu. Mahasiswa memaparkan latar belakang instansi magang, ruang lingkup pekerjaan, metodologi yang digunakan, serta output yang berhasil dihasilkan selama periode magang. Presentasi ini mencerminkan beragam bidang penerapan keilmuan SPIG, mulai dari pengelolaan data spasial di instansi pemerintah daerah, analisis geospasial untuk perencanaan wilayah, hingga pengembangan sistem informasi geografis di sektor swasta.
Setiap pemaparan diikuti dengan sesi tanya jawab dan evaluasi dari dosen pembimbing serta dosen penguji. Diskusi yang berlangsung tidak hanya menilai capaian teknis mahasiswa, tetapi juga menekankan aspek profesionalisme, pemahaman permasalahan instansi, serta relevansi solusi geospasial yang ditawarkan. Melalui sesi ini, mahasiswa dilatih untuk mempertanggungjawabkan pekerjaannya secara akademik dan profesional
Stand Poster:
Visualisasi Dampak dan Inovasi Mahasiswa
Selain sesi presentasi, Expose Magang Berdampak juga menghadirkan stand poster hasil magang mahasiswa yang menampilkan ringkasan kegiatan, metodologi, dan output utama yang dihasilkan selama magang. Poster-poster tersebut disusun secara visual untuk memudahkan pengunjung memahami kontribusi mahasiswa dalam waktu singkat, sekaligus memperlihatkan keragaman topik dan instansi mitra magang. Stand poster menjadi ruang interaksi yang lebih informal namun bermakna, di mana mahasiswa dapat berdiskusi langsung dengan dosen, mahasiswa lain, serta tamu undangan mengenai pengalaman dan temuan mereka di lapangan. Melalui media visual ini, hasil magang tidak hanya dipresentasikan secara lisan, tetapi juga dikomunikasikan secara efektif dan menarik
Expose Magang Berdampak SPIG Angkatan 2022 menegaskan komitmen
program studi dalam mengembangkan pembelajaran berbasis pengalaman dan dampak
nyata. Melalui presentasi, diskusi, dan stand poster, mahasiswa tidak hanya
menunjukkan apa yang telah mereka kerjakan, tetapi juga bagaimana keilmuan
survei dan pemetaan dapaat berkontribusi pada penyelesaian persoalan nyata di
berbagai sektor.
Kegiatan ini menjadi penutup yang bermakna dari rangkaian magang, sekaligus awal bagi mahasiswa untuk melangkah lebih siap ke dunia profesional dengan bekal pengalaman, refleksi, dan kepercayaan diri yang lebih kuat
Penulis: Shazadil Akhyar Rezky