Bandung, 20 November 2025 — Puncak Peringatan Dies Natalis ke-71 Program Studi Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) Program Sarjana, Magister, dan Doktor Terintegrasi FPIPS UPI semakin berwarna dengan digelarnya Final Lomba Kreasi Seni Mahasiswa di Gedung Achmad Sanusi UPI. Ajang ini menjadi panggung ekspresi kreatif tiga angkatan peserta, yaitu 2023 B, 2024 A, dan 2024 B, yang menampilkan karya seni terbaik mereka.
Setiap kelompok hadir dengan konsep pertunjukan yang unik dan memikat, menjadikan suasana gedung penuh antusiasme dan energi positif. Baik dari segi musik, tarian, kabaret, maupun perpaduan artistik lainnya, para finalis menunjukkan kemampuan mereka dalam mengekspresikan seni secara kreatif dan komunikatif.

Penampilan para finalis dinilai oleh tiga juri, yakni Mursyid Setiawan, M.Pd., Intan Indah Megasari, M.Pd., dan Amara Patricia Irwanudin selaku Ketua Bidang 4 HMCH. Para juri menilai berdasarkan lima kriteria utama: kekompakan, jumlah dan partisipasi anggota, performance (termasuk ekspresi dan power), kesesuaian kostum dengan tema, serta kreativitas dalam pengemasan pertunjukan.
Para juri mengapresiasi kualitas dan kreativitas penampilan setiap tim atau kelompok, menandakan bahwa minat dan kreativitas seni mahasiswa PKn UPI semakin berkembang. Lomba ini juga menjadi wadah untuk memperkuat solidaritas antarang angkatan, sekaligus menanamkan nilai kebhinekaan dan ekspresi budaya dalam lingkungan kampus.
Sebagai salah satu rangkaian acara dalam Dies Natalis ke-71, Lomba Kreasi Seni Mahasiswa tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memperlihatkan sisi lain kecakapan mahasiswa PKn sebagai generasi muda yang kreatif, kolaboratif, dan berdaya cipta. Melalui pertunjukan seni ini, PKn UPI menunjukkan bahwa pendidikan kewarganegaraan tidak hanya berkembang lewat diskursus akademik, tetapi juga melalui ekspresi budaya yang memperkaya kehidupan kampus.
