BANDUNG, [31 Oktober 2025] – Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan kampus hijau dengan menggelar program edukasi pengelolaan sampah yang menyasar seluruh sivitas akademika. Kegiatan ini merupakan bagian integral dari program FPIPS HEJO (Green Living Adaptive Program).
Program FPIPS HEJO dirancang untuk membangun kesadaran dan kebiasaan hidup ramah lingkungan di kalangan mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan. Salah satu fokus utama dari program ini adalah pilar "Green Waste Management" atau pengelolaan sampah yang bijak.
Setelah melakukan sosialisasi peluncuran program, FPIPS HEJO membuka pendaftaran sukarelawan bagi mahasiswa untuk terlibat secara aktif dalam berbagai program dan menjadi AGEN HEJO.
Pada tahap awal AGEN HEJO diajarkan untuk dapat mengidentifikasi dan memisahkan berbagai jenis sampah secara tepat, mulai dari:
- Sampah Organik: Sisa makanan, daun kering, dan sampah lain yang dapat terurai secara hayati.
- Sampah Anorganik: Plastik, kertas, kaleng, dan kaca yang memiliki potensi untuk didaur ulang.
- Sampah Residu: Jenis sampah yang sulit atau tidak dapat didaur ulang, seperti tisu bekas atau popok sekali pakai.
- Sampah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun): Baterai bekas, lampu neon, dan limbah elektronik yang memerlukan penanganan khusus.
Edukasi ini tidak hanya bersifat teoretis, tetapi juga didorong melalui "aksi nyata" dengan penyediaan fasilitas tempat sampah terpilah di berbagai titik strategis di lingkungan FPIPS. Langkah ini bertujuan untuk mengubah pengetahuan menjadi kebiasaan sehari-hari.

Pelaksanaan lokakarya ini dipandu secara teknis oleh Hyldan Natawiguna, S.T.P., M.Sc., yang memberikan pemaparan mengenai praktik hidup ramah lingkungan dan teknis pengelolaan sampah sederhana.

Inisiatif ini secara spesifik mendukung beberapa poin SDGs sekaligus:
- SDG 4 (Pendidikan Berkualitas): Memberikan edukasi untuk pembangunan berkelanjutan (Education for Sustainable Development/ESD) kepada sivitas akademika.
- SDG 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan): Berkontribusi menciptakan lingkungan kampus—sebagai bagian dari komunitas perkotaan—yang lebih bersih, hijau, dan tertata pengelolaan sampahnya.
- SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab): Mendorong perubahan perilaku dalam pola konsumsi dan membudayakan praktik pengelolaan limbah yang bertanggung jawab melalui pemilahan.
Dengan adanya edukasi yang komprehensif mengenai jenis-jenis sampah ini, FPIPS UPI berharap dapat menciptakan ekosistem kampus yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan, sekaligus mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga memiliki kesadaran ekologis yang tinggi.