Jl. Dr. Setiabudi No.276A, Kota Bandung 40143
UPI-FPIPS-Logo-blok
GEOGRAFI PUNYA SENI (GPS)

“EXPLORING THE EARTH THROUGH ART AND CREATIVITY”

GPS (Geografi Punya Seni) merupakan salah satu program kerja yang menjadi wadah bagi mahasiswa Pendidikan Geografi untuk menyalurkan minat, bakat, dan kreativitas, khususnya di bidang seni. Kegiatan ini hadir sebagai ruang ekspresi dan hiburan di tengah padatnya aktivitas perkuliahan, sehingga dapat menjadi sarana bagi mahasiswa untuk melepas penat sekaligus menyeimbangkan kegiatan akademik dengan aktivitas non-akademik.

Selain sebagai ajang menampilkan kreativitas, Geografi Punya Seni juga berperan sebagai ruang untuk mempererat kebersamaan dan silaturahmi antar mahasiswa Pendidikan Geografi lintas angkatan, alumni Pendidikan Geografi, mahasiswa FPIPS UPI, hingga masyarakat umum. Melalui kegiatan ini, seni berperan sebagai media pemersatu yang menghadirkan suasana apresiatif dan mempertemukan berbagai kalangan dalam satu ruang kebersamaan.

Geografi Punya Seni diselenggarakan secara rutin satu kali dalam satu tahun sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pengembangan minat dan potensi non-akademik mahasiswa. Pada tahun 2025, kegiatan Geografi Punya Seni dilaksanakan pada tanggal 13 Desember 2025 dan bertempat di Gedung Amphiteater Universitas Pendidikan Indonesia. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga mampu memperkuat rasa solidaritas, kebersamaan, serta identitas mahasiswa Pendidikan Geografi.

Geografi Punya Seni mengusung konsep pentas seni yang menampilkan berbagai karya seni dan dibagi ke dalam beberapa segmen acara. Setiap segmen diisi oleh penampilan dari mahasiswa Pendidikan Geografi, mahasiswa FPIPS UPI, serta pengisi acara lainnya yang turut berpartisipasi dalam memeriahkan rangkaian kegiatan. Beragam penampilan yang disuguhkan merepresentasikan kreativitas dan ekspresi seni dari berbagai latar belakang, sehingga membentuk dinamika acara yang hidup dan atraktif. Sebagai puncak acara, Geografi Punya Seni (GPS) juga menghadirkan guest star yang tampil untuk menutup rangkaian kegiatan sekaligus memberikan hal yang berkesan bagi seluruh penonton.

Seluruh rangkaian pertunjukan seni dipusatkan di Gedung Amphiteater sebagai lokasi utama acara. Suasana Geografi Punya Seni sudah dapat dirasakan sejak pengunjung memasuki pintu masuk gedung, di mana area lorong hingga menuju panggung utama dihias dengan berbagai dekorasi yang disesuaikan dengan konsep dan tema Geografi Punya Seni tahun ini. Dekorasi tersebut tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetika, tetapi juga menjadi bagian dari pengalaman acara yang menyeluruh, sehingga pengunjung dapat merasakan atmosfer Geografi Punya Seni sejak awal kedatangan. Didukung oleh tata panggung, pencahayaan, serta partisipasi aktif penampil dan penonton, kegiatan ini berlangsung meriah dan memberikan pengalaman apresiasi seni yang berkesan.”

Tema “Exploring the Earth Through Art and Creativity” diangkat sebagai representasi Geografi Punya Seni sebagai ajang pentas seni yang mengedepankan kreativitas dan kebebasan berekspresi. Melalui tema ini, seni dijadikan sebagai media yang ringan dan menarik untuk memperkenalkan Geografi kepada lingkungan luar, tanpa harus disampaikan secara formal atau akademis. Karya dan penampilan yang ditampilkan diharapkan dapat menjadi jembatan antara dunia seni dan Geografi dalam bentuk yang lebih dekat dengan masyarakat.

Dengan mengusung konsep ini, Geografi Punya Seni tidak hanya menjadi ruang hiburan dan apresiasi seni, tetapi juga sarana pengenalan identitas Pendidikan Geografi kepada khalayak yang lebih luas. Tema ini menegaskan bahwa Geografi dapat hadir melalui berbagai bentuk ekspresi kreatif, sehingga dapat dinikmati oleh berbagai kalangan melalui suasana yang santai dan terbuka.

Pelaksanaan Geografi Punya Seni (GPS) memberikan dampak positif bagi mahasiswa Pendidikan Geografi, khususnya dalam pengembangan minat, bakat, dan kreativitas di luar ranah akademik. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh ruang aman untuk mengekspresikan diri, mengasah kepercayaan diri, serta mengembangkan kemampuan berkolaborasi dan berkomunikasi. Keterlibatan mahasiswa sebagai penampil maupun panitia juga melatih tanggung jawab, manajemen waktu, dan kerja sama tim, yang menjadi bekal penting dalam kehidupan akademik maupun profesional.

Selain berdampak pada pengembangan individu, GPS juga berkontribusi dalam memperkuat identitas dan citra Pendidikan Geografi di lingkungan kampus maupun masyarakat umum. Kegiatan ini menunjukkan bahwa mahasiswa geografi tidak hanya unggul dalam aspek akademik, tetapi juga mampu menghadirkan karya kreatif yang bernilai seni dan edukatif. Dengan demikian, Geografi Punya Seni menjadi sarana strategis untuk membangun kebersamaan, memperluas jejaring, serta memperkenalkan nilai-nilai geografi secara inklusif, humanis, dan relevan dengan perkembangan generasi muda.

Penulis : Gilang Febrian Arya Turana (2408228)

Editor : Syalwa Ramadianti (2407430)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *