Penulis: Rajwa Ganesya Athallah (SaIG, 2311543)
Penyunting: Reva Laelatul Zahra

GIS Thematical Competition (GISCOM) merupakan ajang perlombaan pembuatan peta tematik berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) yang berfokus pada aspek visualisasi, metodologi, dan akurasi spasial. Kompetisi ini diselenggarakan mulai tanggal 20 September 2025 pada tahap pendaftaran hingga 18 Oktober 2025 pada tahap penjurian, dan diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang memiliki minat dalam bidang pemetaan digital serta analisis geospasial.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi spasial, mengasah kreativitas, serta menumbuhkan kemampuan peserta dalam mengimplementasikan berbagai metode analisis geospasial ke dalam karya peta yang komunikatif dan informatif. Melalui kompetisi ini, GIS Thematical Competition diharapkan dapat menciptakan ruang bagi mahasiswa untuk mengekspresikan ide dan kemampuan teknis mereka dalam mengolah data spasial menjadi produk visual yang menarik dan bermakna.

Pelaksanaan GIS Thematical Competition dibuka dengan sambutan yang menekankan pentingnya peta sebagai media komunikasi ilmiah dan sarana pengambilan keputusan berbasis data. Setelah pembukaan, peserta diberikan waktu untuk memaparkan karya peta dengan tema “Geospatial Powering Sustainability: Navigating the Final Frontier of SDGs 2030.” Peserta harus menampilkan kemampuan dalam data visualization, map layout design, serta penerapan metodologi GIS yang relevan, seperti spatial analysis, overlay, dan classification techniques.
Selama proses kompetisi berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam memaparkan hasil data spasial dan metodologi yang digunakan. Aspek penilaian meliputi metodologi GIS, akurasi data, visualisasi kartografis, dan inovasi tema peta.

Pada akhir kegiatan, karya terbaik dipresentasikan di hadapan dewan juri yang terdiri dari dosen ahli. Beberapa karya menonjol dengan pendekatan analisis spasial kreatif, seperti pemetaan penanggulangan housing backlog, distribusi wilayah prioritas RTH, dan pemetaan biomassa untuk sektor agrikultur. Para pemenang diumumkan berdasarkan penilaian komprehensif dari aspek teknis dan estetika peta.

Acara kemudian ditutup dengan sesi dokumentasi dan penyerahan sertifikat penghargaan kepada para pemenang, serta apresiasi kepada seluruh peserta. Melalui kegiatan GIS Thematical Competition ini, tidak hanya dihadirkan ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembelajaran kolaboratif bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan berpikir spasial, meningkatkan daya saing, dan memperkuat eksistensi Badan Semi Otonom Kompetensi (BSOK) dalam bidang Sistem Informasi Geografis dan visualisasi peta di lingkungan akademik maupun profesional.

