Dalam rangka memperkaya wawasan mahasiswa mengenai inovasi pembelajaran, mata kuliah Perencanaan dan Pembelajaran Sosiologi menyelenggarakan kegiatan Kuliah Umum dengan tema “Inovasi Pembelajaran Sosiologi yang Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 23 Desember 2025, dan diikuti oleh mahasiswa secara antusias.
Kuliah umum tersebut menghadirkan Rizky, M.Kom., Dosen Teknologi Informasi Universitas AMIKOM Yogyakarta yang juga menjabat sebagai Direktur PT Sebangku, sebuah perusahaan yang berfokus pada pengembangan media ajar berbasis permainan. Kehadiran narasumber diharapkan dapat memberikan perspektif lintas disiplin, khususnya dalam mengintegrasikan teknologi dan pendekatan kreatif ke dalam pembelajaran sosiologi.
Dalam pemaparannya, Rizky menjelaskan bagaimana permainan (games) dapat dimodifikasi dan dirancang secara sadar untuk kepentingan pembelajaran. Ia menekankan pentingnya membedakan secara konseptual antara Game Based Learning dan gamifikasi, yang kerap disalahartikan sebagai pendekatan yang sama. Menurutnya, Game Based Learningmenempatkan permainan sebagai inti dari proses belajar, sedangkan gamifikasi lebih berfokus pada penerapan elemen-elemen permainan dalam konteks pembelajaran yang sudah ada.

Lebih lanjut, Rizky menguraikan bahwa pembelajaran berbasis permainan yang efektif perlu memperhatikan tiga unsur utama, yaitu pemain (player), teknik (mechanics), dan cerita (story). Ketiga unsur tersebut harus dirancang secara terpadu agar pembelajaran tidak hanya menarik dan menyenangkan, tetapi juga bermakna serta mampu membangun kesadaran kritis peserta didik terhadap materi yang dipelajari, termasuk dalam konteks sosiologi.
Kegiatan kuliah umum ini diharapkan menjadi pembuka bagi mahasiswa untuk mempraktikkan lebih lanjut pengembangan pembelajaran berbasis permainan secara lebih mendalam. Ke depan, materi yang diperoleh akan ditindaklanjuti dalam bentuk kegiatan workshop, sehingga mahasiswa tidak hanya memahami konsep secara teoretis, tetapi juga memiliki keterampilan praktis dalam merancang inovasi pembelajaran sosiologi yang kontekstual dan relevan dengan realitas peserta didik.
