Jl. Dr. Setiabudi No.276A, Kota Bandung 40143
UPI-FPIPS-Logo-blok
Langkah Nyata  Dilapangan: Mahasiswa SPIG Angkatan 2025 Laksanakan Pengukuran Aset Desa Pada Kegiatan Kuliah Kerja Lapangan 1

Disusun Oleh Tim Publikasi SPIG

Bandung, 16 Mei 2026 - Mahasiswa SPIG Angkatan 2025 Melaksanakan KKL atau Kuliah Kerja Lapangan pada 9 - 14 Mei 2026, Dilaksanakan di Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi. dengan mengangkat tema “Menitik Aksa”, diharapkan Kegiatan ini menjadi Perjalanan yang mengantarkan  Mahasiswa SPIG angkatan 2025 untuk tumbuh bersama, melangkah searah, dan berkembang tanpa batas. Tidak hanya sebagai bentuk implementasi dari apa yang dipelajari selama di kelas, kegiatan ini juga menjadi wadah pembelajaran secara langsung berinteraksi dengan kondisi di lapangan setempat guna melatih skil dan dan mengembangkan kepekaan seorang surveyor.

Salah satu kegiatan utama dalam KKL ini adalah pengukuran luas aset desa yang dilakukan menggunakan metode poligon tertutup. Metode ini dipilih karena yang paling cocok untuk mengukur luasan area suatu wilayah. Adapun area yang menjadi objek pengukuran meliputi TPU Cikandang, posyandu, lapangan sepak bola, masjid asma, Pasar Desa Ciwaru, TPU Cilele yang terdiri dari dua blok, SD Ciwaru, serta Koperasi Merah Putih. Pengukuran ini bertujuan untuk membantu penyediaan dan pengelolaan informasi aset desa.

Sumber : Dokumentasi Kegiatan

Pelaksanaan pengukuran dilakukan selama dua hari dengan sistem pembagian kelompok. Pada hari pertama, lima kelompok bertugas mengerjakan kerangka dasar horizontal dengan menggunakan alat Total station dan prisma target, sementara lima kelompok lainnya mengerjakan kerangka dasar vertikal dengan menggunakan alat waterpass dan rambu ukur. Pada hari kedua, seluruh kelompok tersebut saling bertukar alat agar semua aset desa dapat dilakukan dua jenis pengukuran.

Setiap pagi sebelum dilakukan pengukuran di lokasi masing masing, dilakukan briefing yang dipimpin oleh  ibu Annisa Nabila Rizki Ramadhani, S.T., M.T., briefing dilakukan guna mengecek perlengkapan K3 dan Alat sebagai Pembekalan di lapangan.

Hanif, salah satu ketua kelompok mahasiswa dalam kegiatan KKL ini memberikan pendapat bahwa pengukuran aset desa di Desa Ciwaru merupakan kegiatan yang sangat penting dan bermanfaat, tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga bagi keberlanjutan pengelolaan desa. Menurutnya, melalui kegiatan ini mahasiswa SPIG dapat memberikan kontribusi nyata berupa data yang dapat dimanfaatkan untuk pengelolaan aset desa kedepannya, terutama pada beberapa aset yang masih terbengkalai dan berpotensi untuk dikembangkan. Dari sisi mahasiswa, kegiatan ini memberikan manfaat berupa penerapan langsung ilmu yang telah dipelajari di kampus, khususnya dalam pengukuran kerangka dasar horizontal dan vertikal, sekaligus memperdalam pemahaman terhadap praktik lapangan. Hanif juga menyoroti perbedaan signifikan antara praktikum pengukuran di kampus dan di lapangan, terutama dari segi kondisi cuaca, medan, serta tantangan yang dihadapi, menurutnya tingkat kesulitan di lapangan jauh lebih tinggi dibandingkan di kampus, namun justru menjadi pengalaman pembelajaran yang sangat berharga bagi seluruh peserta KKL.

Setelah kegiatan pengukuran di lapangan selesai, pada malam harinya dilaksanakan kegiatan expose. Kegiatan ini merupakan bentuk pelaporan sementara dari masing-masing kelompok terkait hasil dan proses yang telah dilakukan selama di lapangan.

Sumber : Dokumentasi Kegiatan

Melalui expose ini, mahasiswa tidak hanya melatih kemampuan teknis, tetapi juga kemampuan komunikasi dan penyampaian informasi secara sistematis. Dengan demikian, seluruh rangkaian kegiatan KKL ini diharapkan mampu memberikan pengalaman yang komprehensif serta memperkuat kompetensi mahasiswa dalam bidang survei dan pemetaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *