Osaka, Jepang – Lima mahasiswa Doktor Program Studi Pendidikan Kewarganegaraan (S3 PKn), Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), mempresentasikan hasil penelitian pada SIBR Conference on Interdisciplinary Business & Economics Research 2026 yang diselenggarakan di Osaka, Jepang, pada 2–4 Juli 2026.
Konferensi internasional bertema "Geopolitical Risks, International Business, and Investment: Interdisciplinary Perspectives" tersebut mempertemukan akademisi dari berbagai negara untuk berbagi hasil penelitian lintas disiplin. Partisipasi mahasiswa Doktor PKn UPI menunjukkan kontribusi Pendidikan Kewarganegaraan dalam menjawab berbagai tantangan global melalui inovasi riset yang relevan dengan perkembangan masyarakat.

Mariyani mempresentasikan penelitian berjudul "From Clicks to Commitment: Quantifying Gen Z's Digital Civic Engagement in Community Contexts", yang mengkaji bagaimana aktivitas Generasi Z di ruang digital dapat berkembang menjadi partisipasi kewarganegaraan yang bermakna dalam kehidupan bermasyarakat.
Suriaman mengangkat penelitian "Augmented Reality in Civic Education: Its Impact on Digital Commerce Competence as a Dimension of Digital Citizenship Among Senior High School Students in Indonesia", yang menawarkan inovasi pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan berbasis Augmented Reality (AR) untuk memperkuat kompetensi digital citizenship.
Mirwan Fikri Muhkam mempresentasikan penelitian "Implementation of the Deliberative Pedagogy Learning Model in Higher Education: Trends, Opportunity, and Future Direction", yang menawarkan penguatan pembelajaran demokratis melalui pendekatan pedagogi deliberatif di perguruan tinggi.
Rini Vovriyenti mempresentasikan penelitian "Transformation of Values and Self-Identity of Correction Foster Children Through a Pancasila-Based Rehabilitation Program", yang menyoroti peran nilai-nilai Pancasila dalam transformasi karakter dan pembentukan identitas diri anak binaan.
Sementara itu, Maria Lufransiya Bribin mengangkat penelitian "Economic Citizenship in Entrepreneurial Practice Under Economic Uncertainty: Implications for Civic Education in Indonesia", yang menekankan pentingnya penguatan economic citizenship dalam menghadapi dinamika ekonomi global melalui Pendidikan Kewarganegaraan.
Keikutsertaan lima mahasiswa doktoral tersebut mencerminkan komitmen Program Studi Doktor Pendidikan Kewarganegaraan UPI dalam menghasilkan riset yang inovatif, relevan, dan berdaya saing internasional. Beragam tema yang dipresentasikan memperlihatkan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan terus berkembang sebagai disiplin ilmu yang mampu menjawab isu-isu kontemporer, mulai dari kewarganegaraan digital, inovasi pembelajaran, penguatan nilai Pancasila, hingga kewarganegaraan ekonomi.
