Bandung, 4 Agustus 2025 - Pelaksanaan sidang tesis tahap 2 di awal Bulan Agustus tahun 2025 mencatatkan torehan membanggakan. 2 dari 3 mahasiswa yang menjalani sidang tesis tahap 2 merupakan mahasiswa S2 program fast track. Program ini merupakan program percepatan studi di UPI dengan salah satu tujuan untuk memfasilitas mahasiswa program sarjana yang memiliki kemampuan akademik unggul dan memiliki motivasi tinggi untuk melanjutkan pendidikan ke program magister. Program ini dapat dilakukan bagi mahasiswa yang akan menempuh semester 7 pada studi S1 yang telah menempuh minimal 120 sks dan lulus pada seluruh mata kuliah. Sehingga, mahasiswa pendaftar fast track tetap melakukan seleksi berupa administrasi dan tes untuk dapat menjadi mahasiswa S2 saat menempuh semester 7 pada studi S1-nya.

2 dari 3 mahasiswa yang menjalani sidang tesis tahap 2 sebagai mahasiswa program fast track adalah Qolbi Mujahidillah Adzimat Sukmayadi dan Adinda Aulya Febrianti. Keduanya merupakan alumni S1 Pendidikan Sosiologi angkatan 2020, melaksanakan wisuda S1 pada gelombang II tahun 2024, dan di Bulan Agustus 2025 ini dinyatakan lulus pada program Magister Pendidikan Sosiologi. Bagi wisudawan Gelombang III Tahun 2024 tidak asing dengan sosok Qolbi. Karena, Qolbi merupakan wisudawan terbaik pada Wisuda Gelombang II Tahun 2024. Tentunya, capaian Qolbi dan Adinda merupakan proses panjang dengan komitmen dan keseriusan untuk menyelesaikan studi tepat waktu.
"Menyelesaikan program magister melalui fast track adalah akselerasi luar biasa yang mengasah kompetensi saya, membuat saya merasa jauh lebih siap untuk berkontribusi secara nyata di masyarakat" tutur Qolbi ketika ditanya perasannya sebagai mahasiswa program fastrack.
Qolbi dan Adinda bukanlah lulusan pertama yang lulus sebagai mahasiswa program fastrack di Program Studi Pendidikan Sosiologi. Sebelumnya, terdapat Rizki Amaliya, alumni S1 angkatan 2019 yang telah menyelesaikan program magisternya melalui program fasttrack tahun 2024.
