Bandung, Juli 2025 — Tsalsa Novia Almashi, mahasiswi Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), terpilih sebagai salah satu delegasi dalam kegiatan SMI Youth Exchange 2025 yang berlangsung di Bangkok, Thailand, pada 5–8 Mei 2025. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Semangat Muda Indonesia (SMI) dan mengusung tema “Empowering Youth through Cultural Immersion and International Collaboration.”
Program pertukaran pemuda ini menghadirkan pemuda-pemudi dari berbagai negara dan daerah untuk terlibat dalam forum kolaboratif dan pertukaran budaya internasional. Tsalsa terpilih melalui proses seleksi yang ketat, mulai dari seleksi administrasi, pengumpulan berkas, hingga serangkaian tes seperti tes kemampuan dasar (TKD) dan wawancara dua tahap.

Selama kegiatan berlangsung, Tsalsa turut aktif dalam berbagai aktivitas strategis, antara lain Kunjungan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Bangkok, yang dilengkapi dengan sesi dialog bersama diplomat Indonesia, Presentasi proyek sosial dalam bentuk presentasi dan infografis yang memuat ide-ide kontribusi pemuda terhadap pembangunan berkelanjutan, Kunjungan akademik ke Chulalongkorn University, kampus peringkat #1 di Thailand yang masuk jajaran top 250 dunia versi QS World University Rankings 2024, serta ke Kasetsart University, universitas riset publik ternama di bidang sains dan pertanian, Konferensi Internasional Pemuda, di mana Tsalsa memaparkan gagasan dalam forum kelompok mengenai isu-isu global terkait SDGs, Eksplorasi budaya lokal melalui kunjungan ke destinasi penting serta interaksi langsung dengan masyarakat setempat, dan pada akhir kegiatan, Tsalsa dan timnya meraih penghargaan sebagai Best Team, sebagai bentuk apresiasi atas kerja sama dan kontribusi aktif selama program.

Pengalaman ini memperluas wawasan multikultural, memperkuat jejaring global, serta membangun kesadaran kritis terhadap peran strategis pemuda dalam mengatasi tantangan global. “Mengikuti SMI Youth Exchange di Bangkok adalah pengalaman yang begitu berkesan dan transformatif. Saya tidak hanya belajar tentang budaya Thailand, tetapi juga menemukan potensi dalam diri saya melalui berbagai kegiatan, termasuk debat dan presentasi proyek internasional bersama delegasi dari berbagai latar belakang. Bertemu dengan pemuda inspiratif dari seluruh Indonesia, berdiskusi lintas bahasa dan budaya, serta mengunjungi institusi pendidikan kelas dunia seperti Chulalongkorn University dan Kasetsart University—semua ini memperluas cakrawala berpikir. Pengalaman ini bukan sekadar perjalanan, tapi investasi masa depan,” ungkap Tsalsa.
Kehadiran Tsalsa dalam kegiatan ini diharapkan menjadi motivasi dan inspirasi bagi mahasiswa lain untuk mendapatkan pengalaman belajar seluas-luasnya dalam lingkup lokal, nasional, hingga internasional.
