Jl. Dr. Setiabudi No.276A, Kota Bandung 40143
UPI-FPIPS-Logo-blok
Mahasiswa PPG Prajabatan Pendidikan IPS UPI Kembangkan Tiga Inovasi Media Digital, Siap untuk Kolaborasi dengan MGMP IPS Kota Bandung

BANDUNG, FPIPS UPI – Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan Pendidikan IPS Kelas A Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menunjukkan kreativitas dan kapasitas kepemimpinan melalui pengembangan tiga inovasi media pembelajaran IPS berbasis digital. Ketiga inovasi tersebut dipresentasikan dalam Lokakarya Digital Innovation for Social Studies (DiGiPS): Mengembangkan Kreativitas dan Kepemimpinan Calon Guru melalui Inovasi Media Pembelajaran IPS Berbasis Digital, Jumat (30/10/2026), pukul 08.00–11.30 WIB, bertempat di Auditorium Gedung PPG UPI Lantai 6.

Lokakarya ini merupakan bagian dari pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) Mata Kuliah Projek Kepemimpinan (3 SKS) Tahun Akademik 2026/2027. Kegiatan dirancang bukan sekadar sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik mahasiswa, tetapi juga sebagai ruang diseminasi gagasan, pengujian produk, dan dialog akademik antara calon guru, dosen, guru pamong, pengawas sekolah, serta peserta didik sebagai pengguna media pembelajaran.

Kegiatan dihadiri oleh Sekretaris Program Studi Pendidikan IPS Terintegrasi jenjang S1, S2, dan S3, Dr. Dina Siti Logayah, S.Pd. M.Pd., yang memberikan sambutan. Hadir pula Sekretaris Program Studi PPG UPI, Prof. Dr. Diana Rochintaniawati, M.Ed., yang memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan. Peserta lainnya meliputi para dosen Prodi Pendidikan IPS, guru pamong dari SMPN 3, SMPN 14, SMPN 22, SMPN 27, dan SMPN 29 Bandung, Ahmad Sofyan, S.Pd., M.Pd. selaku Koordinator Pengawas dan Pembina MGMP IPS Kota Bandung, serta siswa SMPN 29 Bandung.

Dalam sambutannya, Dr. Dina Siti Logayah, S.Pd. M.Pd. mengapresiasi upaya mahasiswa dalam mengembangkan inovasi media pembelajaran IPS yang mengintegrasikan penguasaan materi, kreativitas pedagogis, dan pemanfaatan teknologi digital. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan mengembangkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan pengetahuan, tetapi juga pada pengalaman belajar yang aktif, kontekstual, dan bermakna. Prof. Dr. Diana Rochintaniawati, M.Ed. dalam sambutan pembukaan memberikan apresiasi terhadap karya inovatif mahasiswa dan mendorong agar hasil pengembangan tersebut terus disempurnakan. Beliau juga memberikan peluang bagi ketiga produk inovasi mahasiswa untuk ditampilkan dalam Expo Projek Kepemimpinan PPG UPI Tahun 2026 sebagai bentuk apresiasi sekaligus perluasan ruang publikasi karya mahasiswa.

Tiga inovasi media pembelajaran IPS untuk jenjang SMP

Dalam sesi presentasi, tiga kelompok mahasiswa menampilkan produk inovasi yang dikembangkan berdasarkan kebutuhan pembelajaran IPS pada jenjang SMP. Masing-masing kelompok memperoleh bimbingan akademik dari dosen. Kelompok pertama, dibimbing oleh Dr. Dede Iswandi, S.Pd. M.Pd., mempresentasikan KLIK NUSANTARA untuk pembelajaran IPS kelas VII. Media ini mengembangkan pengalaman belajar interaktif tentang keberagaman Indonesia melalui eksplorasi 38 provinsi, meliputi aspek geografi, masyarakat, budaya, dan potensi ekonomi. Pengembangan media juga dilengkapi dengan permainan edukatif dan Bot Nusantara berbasis AI. Inovasi ini diarahkan untuk memperkuat pemahaman peserta didik terhadap keragaman wilayah dan kehidupan masyarakat Indonesia melalui pengalaman belajar yang lebih menarik dan interaktif. Kelompok kedua, dibimbing oleh Dr. Supriono, S.Pd. M.Pd., mengembangkan KOMPAS BUMI, media pembelajaran IPS kelas VIII yang mengangkat tema kebencanaan dan mitigasi. Media ini berorientasi pada penguatan pengetahuan kebencanaan, pemahaman terhadap kondisi lingkungan, serta pembentukan kesadaran dan kesiapsiagaan peserta didik dalam menghadapi berbagai risiko bencana. Topik ini memiliki relevansi penting dengan kebutuhan pendidikan IPS yang tidak hanya menjelaskan fenomena geografis dan sosial, tetapi juga membangun kesadaran serta tanggung jawab peserta didik terhadap lingkungan dan keselamatan masyarakat. Kelompok ketiga, dibimbing oleh Dr. Asep Mahpudz, M.Si., memperkenalkan FinEvo.id (Financial & Economic Evolution) untuk pembelajaran IPS kelas IX. Mengusung slogan “Jelajahi Dunia Finansial Digital, Bangun Kebiasaan Cerdas Finansial”, media ini berfokus pada pengembangan literasi finansial dan pemahaman ekonomi digital. Peserta didik diajak mengenali perkembangan dunia keuangan digital, memahami aktivitas ekonomi kontemporer, serta membangun kebiasaan finansial yang cerdas dan bertanggung jawab. Inovasi ini menjadi salah satu upaya memperluas relevansi pembelajaran IPS dengan dinamika kehidupan ekonomi masyarakat di era transformasi digital.

Ketiga produk tersebut memperlihatkan upaya mahasiswa dalam mengembangkan pembelajaran IPS yang lebih kontekstual dengan menghubungkan substansi keilmuan dengan persoalan nyata kehidupan masyarakat. Keberagaman wilayah dan budaya, mitigasi kebencanaan, serta literasi finansial merupakan tema-tema yang dekat dengan kehidupan peserta didik dan memiliki potensi untuk dikembangkan melalui pendekatan pembelajaran interaktif berbasis teknologi.

Reviu akademik dan kesiapan untuk berkolaborasi dengan MGMP IPS Kota Bandung

Salah satu bagian penting dalam lokakarya ini adalah sesi reviu dan diskusi akademik yang melibatkan unsur perguruan tinggi dan praktisi pendidikan di sekolah. Presentasi mahasiswa mendapatkan tanggapan dari Ahmad Sofyan, S.Pd., M.Pd. selaku Koordinator Pengawas dan Pembina MGMP IPS Kota Bandung, Dr. Muh. Iqbal, M.Si., Dr. Dede Iswandi, M.Pd., serta para guru pamong mata pelajaran IPS dari sekolah mitra. Reviu dilaksanakan secara terbuka dan konstruktif dengan menyoroti sejumlah aspek, antara lain ketepatan konsep dan substansi materi IPS, relevansi dengan kebutuhan pembelajaran pada jenjang SMP, inovasi desain media, pemanfaatan teknologi digital dan AI, serta potensi implementasinya dalam proses pembelajaran di kelas.

Keterlibatan para guru pamong menjadi bagian penting karena memberikan perspektif praktis mengenai karakteristik peserta didik, kebutuhan pembelajaran di sekolah, dan tantangan yang dihadapi guru dalam memanfaatkan media digital. Kehadiran siswa SMPN 29 Bandung juga memberikan kesempatan untuk menghadirkan perspektif peserta didik sebagai pengguna langsung media yang dikembangkan.

Melalui dialog tersebut, mahasiswa mendapatkan masukan untuk menyempurnakan produk, baik dari sisi keilmuan IPS, maupun kemudahan penggunaan dan efektivitas media. Dengan demikian, proses evaluasi tidak hanya berorientasi pada penilaian hasil akhir UAS, tetapi juga menjadi pengalaman pembelajaran profesional bagi calon guru.

Lebih jauh, kegiatan ini menghasilkan peluang pengembangan kemitraan yang lebih luas. Ahmad Sofyan, S.Pd., M.Pd. memberikan perhatian terhadap potensi diseminasi media pembelajaran digital yang dikembangkan mahasiswa melalui jejaring MGMP IPS Kota Bandung. Diharapkan dapat ditindaklanjuti sebagai bentuk kolaborasi dalam pengembangan kapasitas guru, khususnya dalam pemanfaatan media pembelajaran digital dan teknologi AI.

Melalui kegiatan lokakarya DiGiPS, pada penguatan mata kuliah Projek Kepemimpinan di Program PPG Prajabatan pada Program Studi Pendidikan IPS FPIPS UPI memperlihatkan pentingnya sinergi antara pengembangan keilmuan, penyiapan calon guru, dan praktik pembelajaran di sekolah. Lokakarya ini sekaligus menjadi contoh implementasi pembelajaran berbasis projek yang mengintegrasikan kreativitas, inovasi, refleksi akademik, dan kepemimpinan calon guru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *