Penulis: Ardhi Rahman Maulana (SaIG, 2308717)
Penyunting: Hilmy Nurizky

Sumber: Dok. Penulis
Manajeman Kelembangaan merupakan salah satu mata kuliah yang diampuh oleh mahasiswa SaIG Angkatan 2023 Pada semester Padat dengan dosen pengampu yaitu Bapak Lili Somantri, S.Pd., M.Si.. Mata Kuliah Manajeman Kelembangaan membahas tentang pengelolaan Lembaga dimana Mata kuliah tersebut berfokus pada pemahaman tentang bagaimana sebuah lembaga dibentuk, diorganisasikan, dijalankan, dan juga dikembangkan secara efektif dan juga efisien untuk mencapai tujuan yang tertentu. Melalui Mata Kuliah ini, kami menjadi lebih mengenal instansi-instansi yang memiliki kaitan dengan keilmuan Program Studi Sains Informasi Geografi. Kelompok 2B yang dianggotakan oleh Alvi Anugrah Putra, Ardhi Rahman Maulana, Febi Hasbiani, dan Nanda Herry memilih melakukan kunjungan dan wawancara ke Instansi Dinas Perkebunan Jawa Barat. Alasan Kelompok Kami memilih Intansi Dinas Perkebunan Jawa Barat sebagai narasumber dikarenakan Instansi tersebut karena memiliki beberapa relevansi di dalam keilmuan SaIG. Pada Kunjungan dan Wawancara sendiri kami melakukannya pada hari Jumat, 25 Juli 2025 pada pukul 13.00 WIB.

Sumber: Dok. Penulis
Pada saat kami tiba di instansi Dinas Perkebunan, Kami di sambut baik oleh resepsionis, dan Kami langsung di arahkan ke lantai 2 untuk bertemu dengan narasumber nya langsung. Setelah kami menuju ke lantai 2, kami kan langsung masuk ke ruangan Badan Pengembangan dan Perlindungan, disana terdapat beberapa karyawan dan juga Kami langsung di sambut dengan 3 narasumber yang akan kami Wawancara.

Sumber: Dok. Penulis
Profil Instansi
Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat merupakan perangkat daerah yang memiliki tugas pokok menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perkebunan. Fokus utamanya adalah peningkatan produktivitas, pengolahan hasil, perlindungan lahan, serta pemberdayaan petani.
Visi
“Balai perlindungan Perkebunan Provinsi Jawa Barat menjadi Unit Kerja yang memberikan pelayanan prima kepada Masyarakat Perkebunan di bidang Operasionan Perlindungan Tanaman.
Misi
- Meningkatkan SDM Petugas dan pelaku usaha Perkebunan dalam PHT Perkebunan.
- Memasyarakatkan PHT Perkebunan yang aman dan ramah lingkunagan.
- Mengembangkan dan menerapkan sarana pengendalian OPT Perkebunan berupa agens hayati, pestisida nabati, dan melestarikan musuh alami.
- Melayani jasa teknologi PHT bagi pelaku usaha Perkebunan dan Masyarakat umum.
Tugas
Berdasarkan Peraturan Gubernur Jawa Barat No 70 Tahun 2016 tentang Tugas Pokok, Fungsi dan Rincian Tugas Unit dan Tata Kerja Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat, dinas mempunyai tugas pokok melaksanakan urusan pemerintahan bidang pertanian sub urusan perkebunan, meliputi produksi perkebunan, sumber daya perkebunan, pengembangan dan perlindungan perkebunan serta pengolahan, pemasaran dan usaha perkebunan yang menjadi kewenangan provinsi, melaksanakan tugas dekonsentrasi sampai dengan dibentuk Sekretariat Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat dan melaksanakan tugas pembantuan sesuai bidang tugasnya.
Fungsi
- penyelenggaraan perumusan kebijakan teknis di bidang pertanian sub urusan perkebunan yang menjadi kewenangan Provinsi;
- penyelenggaraan urusan pemerintahan di bidang pertanian sub urusan perkebunan yang menjadi kewenangan Provinsi;
- penyelenggaraan administrasi Dinas;
- penyelenggaraan evaluasi dan pelaporan Dinas; dan
- penyelenggaraan fungsi lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.
Struktur Organisasi

Sumber : Dinas Perkebunan Jawa Barat
Secara Kesimpulan, Dinas Perkebunan Jawa Barat merupakan Intasnsi di bawah Dinas Pertanian yang bertanggung jawab dalam mengelola, mengembangkan, dan mengawasi sektor perkebunan di wilayah Jawa Barat. Dinas perkebunan sendiri menjadi penghubung antara pemerintah pusat dan daerah dalam pelaksanaanh tugas dekonsentrasi dan pembantuan, serta berperan dalam mendorong inovasi, peningkayan produktivitas, dan kesejahteraan masyarakat perkebunan.
