Jl. Dr. Setiabudi No.276A, Kota Bandung 40143
UPI-FPIPS-Logo-blok
Matangkan Persiapan, Mahasiswa MIK Bertolak Ikuti The 8th La Cuisine Competition 2026 di Tangerang

TANGERANG – Tim mahasiswa Program Studi Manajemen Industri Katering (MIK) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) bertolak menuju kawasan PIK 2, Tangerang, Banten, pada Selasa (3/11/2026) untuk mengikuti ajang The 8th La Cuisine Competition 2026. Keikutsertaan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa MIK untuk menunjukkan kompetensi, kreativitas, dan keterampilan di bidang kuliner melalui kompetisi yang mempertemukan para praktisi, profesional, serta mahasiswa dari berbagai institusi.

Sebelum keberangkatan, para mahasiswa telah melakukan serangkaian persiapan melalui kegiatan praktik di dapur. Persiapan tersebut terlihat dari aktivitas mahasiswa yang berkumpul bersama dosen dan pendamping, berdiskusi, serta meninjau berbagai hidangan yang dipersiapkan untuk kompetisi. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mematangkan kemampuan teknis, kreativitas dalam mengolah makanan, serta ketelitian dalam menyajikan hidangan sesuai standar kompetisi kuliner.

The 8th La Cuisine Competition 2026 diselenggarakan pada 4–7 November 2026 di NICE PIK 2, Banten, bersamaan dengan penyelenggaraan Krista Interfood Exhibition 2026. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Association of Culinary Professionals Indonesia bekerja sama dengan Kristamedia, dengan tujuan turut mempromosikan dan mengembangkan kuliner Asia agar semakin dikenal di tingkat internasional.

Mahasiswa MIK mengikuti berbagai kategori kompetisi, baik di bidang pastry dan bakery maupun hot cooking. Beberapa kategori yang diikuti antara lain Christmas Cookies, Western Plated Dessert, Plated Appetizer, Classic Sugar-Dusted Donuts, Indonesian Seafood Main Course, Indonesian Fish Main Course, Ayam Bakar (Grilled Chicken), Sate Nusantara, Asian Main Course Probiotic Chicken, hingga The Best Chiffon Cake.

Jadwal kompetisi mahasiswa tersebar selama empat hari. Pada 4 November, Hylmi Muhammad Zahid dijadwalkan mengikuti kategori Ayam Bakar. Selanjutnya, pada 5 November, Muhammad Rizki Jaelani mengikuti Christmas Cookies, Mochamad Brian Faisal Putra mengikuti Western Plated Dessert, serta Azril Afifi dan Dhimas Alfatih Ahmad mengikuti kategori Sate Nusantara.

Pada 6 November, sejumlah mahasiswa lainnya dijadwalkan mengikuti kategori Plated Appetizer, Indonesian Seafood Main Course, Classic Sugar-Dusted Donuts, Ayam Bakar, Asian Main Course Probiotic Chicken, dan Sate Nusantara. Sementara itu, pada 7 November, Hasya Vianca Melbina Rachman mengikuti Indonesian Fish Main Course dan Raisya Dwi Rosmayni mengikuti kategori The Best Chiffon Cake.

Dalam kompetisi tersebut, peserta tidak hanya dituntut menghasilkan hidangan dengan cita rasa yang baik, tetapi juga memperhatikan teknik pengolahan, kebersihan dan higienitas, kreativitas, inovasi, serta presentasi makanan. Setiap kategori memiliki ketentuan dan kriteria penilaian tersendiri yang harus dipenuhi oleh para peserta.

Keikutsertaan mahasiswa MIK dalam ajang ini diharapkan menjadi pengalaman berharga untuk mengembangkan kompetensi profesional, meningkatkan kepercayaan diri, serta memperluas wawasan dan jejaring di industri kuliner. Selain menjadi ajang unjuk kemampuan, kompetisi ini juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama proses pembelajaran ke dalam lingkungan kompetisi profesional.

Melalui partisipasi dalam The 8th La Cuisine Competition 2026, mahasiswa MIK diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik dan membawa nama baik program studi serta Universitas Pendidikan Indonesia di bidang kuliner.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *