Tanggal Kegiatan: 31 Juli 2026 - 23 Oktober 2026
Penulis: Annida Nur Maulidia (SaIG, 2500720)
Penyunting: Felicia Syifa’ Hermanu Putri (SaIG, 2504208)

Dok. Penulis
Menulis bagi sebagian orang merupakan satu hal yang mudah, jika sudah dibekali dengan ilmunya. Bekal tersebut yang menjadi perhatian Komunitas Datum saat membuat program Go Datum Bootcamp (GDB). Khawatir bahwa mahasiswa SaIG belum sepenuhnya dibekali dengan ilmu menulis. Terlebih lagi, SaIG besar karena tulisan. Di tahun 2026, GDB hadir kembali dengan topik yang berbeda dengan empat rangkaian kegiatan.
Mahasiswa SaIG harus bisa melihat celah-celah yang timbul dari tugas kuliah, salah satunya potensi diubah menjadi sebuah karya ilmiah. GDB Internal 1 akhirnya mengangkat tema "Teknis Pengerjaan Karya Ilmiah dari Sebuah Tugas Kuliah: Review, Edit, dan Proofreading". Saat pelaksanaan GDB Internal 1, Komunitas Datum mengundang Kang Ridho Alfi Mubarok yang saat itu masih menjadi mahasiswa aktif Sains Informasi Geografi dari angkatan 2022. Kang Ridho berhasil menuangkan tema tersebut ke sebuah powerpoint yang menarik perhatian dan mematahkan stigma bahwa kepenulisan merupakan bidang yang kaku. Sebab Kang Ridho membungkus tema tersebut dilengkapi oleh gambar-gambar yang mengandung humor dan trendy di era sekarang. Berkat penyampaiannya yang santai dan lugas peserta GDB Internal 1 cukup aktif berdiskusi dengan Kang Ridho. Semua pertanyaan dijawab tanpa membuat peserta merasa tertinggal dalam bidang kepenulisan dan justru malah senang sebab banyak informasi baru yang didapat.
Selesai dengan bekal melihat potensi tersebut, GDB masih memiliki pertanyaan apakah mahasiswa SaIG sudah memahami cara mereview karya ilmiah yang telah dibuat hingga akhirnya dapat melakukan submit karya ilmiah. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, GDB Internal 2 hadir dengan tema "Memahami Cara Mereview dan Alur Submit Hingga Publish Karya Ilmiah". Mengingat tema yang diambil membutuhkan pengalaman dari seseorang yang sudah mengalami berbagai fase kepenulisan, Komunitas Datum mengundang Bapak Andy Wibawa Nurrohman, S.Pd., M.Sc.. Beliau merupakan dosen di Program Studi Sains Informasi Geografi UPI. Pengalamannya dalam publikasi karya ilmiah membantu peserta mengetahui apa saja yang perlu diperhatikan jika ingin melakukan publikasi karya ilmiah. Suasana di dalam ruangan dijaga agar tetap santai namun penuh target. Sehingga peserta fokus terhadap pematerian namun tetap menangkap apa saja yang perlu diperhatikan sebelum dan saat publikasi karya ilmiah. Yang paling penulis ingat, tidak semua jurnal merupakan tempat yang aman untuk melakukan publikasi. Banyak jurnal predator di luar sana yang semata-mata mengincar biaya yang digelontorkan oleh orang yang ingin melakukan publikasi. Sehingga peserta bisa lebih aware terhadap hal-hal berbahaya seperti ini.
Sudah siap dengan bekal GDB Internal 1 dan GDB Internal 2, tapi masih ada yang terlewat. Sejauh mana mahasiswa SaIG mengerti terkait apa yang diperbolehkan dan tidak diperbolehkan dalam melakukan riset dan mengerjakan tugas kuliah yang didalamnya terdapat celah untuk melakukan publikasi karya ilmiah.
GDB Eksternal 1 di pertengahan bulan Oktober mengangkat tema "Mengenal Karya Ilmiah Do's & Dont's dalam Riset dan Tugas Kuliah". Pemateri merupakan mahasiswa aktif Sains Informasi Geografi angkatan 2024, Kang Muhammad Erland Fahrezy. Kang Erland atau kerap disapa Kang Elan membungkus tema tersebut menjadi lebih ringkas dan mudah dipahami oleh peserta. Sebab sebetulnya aturan Do's and Dont's sudah tertulis di pedoman kepenulisan UPI. Namun Kang Elan berhasil meringkas berhalaman-halaman untuk para peserta dalam suatu powerpoint. Mengingat peserta yang merupakan angkatan 2024, 2025, dan 2026 sehingga suasana saat GDB Eksternal 1 sangat terasa seperti sebuah forum diskusi yang selalu terbuka kapan saja. Peserta bertanya dan dijawab dengan jawaban dari Kang Elan yang sangat informatif namun santai. Pertanyaannya tidak terpaku pada pedoman kepenulisan, tapi pengalaman dari proses menulis peserta. Kang Elan menyampaikan pandangannya dan peserta yang bertanya tersebut juga ikut menyampaikan pandangan, sehingga forum tidak hanya satu arah.
Terakhir, melihat perkembangan AI yang begitu pesat di abad 20-an ini, sudah sepantasnya mahasiswa menetapkan batasan sejauh mana AI boleh berkontribusi dalam kehidupan perkuliahan. Tema penutup dari rangkaian acara Go Datum Bootcamp dalam GDB Eksternal 2 adalah "Memanfaatkan AI dalam Kepenulisan Layaknya Teman Berkembang". Tema tersebut mengingatkan bahwa AI tidak bisa menggantikan manusia sebagai penulis utama, namun AI bisa berperan sebagai teman bagi seorang penulis utama dalam proses menulis. Pemateri pastinya harus menguasai AI, sehingga Komunitas Datum mengundang Kang Andes Fadhilah sebagai pemateri pada GDB Eksternal 2. Kang Andes bukan hanya menggunakan, namun mengulik AI yang ada. Berbagai tools dalam AI dikenalkan dan bagaimana cara memakainya dengan bermanfaat. Kang Andes menegaskan kepada peserta bahwa AI memang bermanfaat, kalau digunakan sesuai porisnya.
Berhasil dibekalinya mahasiswa SaIG oleh Komunitas Datum melalui program Go Datum Bootcamp merupakan suatu proses yang melelahkan namun melegakan. Melegakan sebab setidaknya mahasiswa SaIG sudah paham apa saja yang perlu dipersiapkan dan dilakukan saat sedang menulis, khususnya dengan tujuan publikasi karya ilmiah. Masih banyak kekurangan dalam program Go Datum Bootcamp, namun penulis sadar bahwa kekurangan tersebut bisa dijadikan pelajaran untuk program Go Datum Bootcamp yang akan datang.

Dok. Penulis

Dok. Penulis
Terus menulis teman-teman SaIG, sebab SaIG besar karena tulisan.
