Jl. Dr. Setiabudi No.276A, Kota Bandung 40143
UPI-FPIPS-Logo-blok
[MRL News] MRL Wildventure 2026: Memahami Pengelolaan Destinasi Wisata Alam Berkelanjutan melalui Praktikum Mata Kuliah Terpadu di TWA Gunung Tangkuban Perahu Dalam Mendukung SDG 15: Life on Land

Pembelajaran pariwisata yang efektif tidak hanya berfokus pada pemahaman teori di dalam ruang kuliah, melainkan membutuhkan observasi dan pengalaman langsung di lapangan. Destinasi wisata berbasis alam seperti TWA Gunung Tangkuban Perahu di Subang menjadi laboratorium hidup yang sangat relevan bagi mahasiswa untuk memahami secara komprehensif bagaimana prinsip pengelolaan destinasi, pelayanan wisatawan, serta upaya pelestarian lingkungan dijalankan secara nyata.

Menjawab tantangan tersebut, Program Studi Manajemen Resort dan Leisure (MRL) FPIPS Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan kegiatan praktikum mata kuliah terpadu bertajuk "MRL Wildventure 2026". Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa baru angkatan 2026 prodi MRL ini dilaksanakan pada Senin, 19 Oktober 2026, dimulai sejak pukul 06.00 WIB dengan titik kumpul keberangkatan di kampus UPI Bandung menuju kawasan TWA Gunung Tangkuban Perahu, Subang. Kegiatan didampingi oleh Dosen pembimbing lapangan sekaligus pengampu mata kuliah Ekologi Pariwisata, Dr. Ghoitsa Rohmah Nurazizah, M.Si; Pengantar Pariwisata Dr. Erry Sukriah, M.S.E; dosen Pengantar Akomodasi Dr. Sri Marhanah, M.M dan dosen Geografi Pariwisata Armandha Redo Pratama, M.Sc.

Rangkaian kegiatan praktikum lapangan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) Poin 15: Life on Land (Ekosistem Daratan). Melalui observasi dan pemaparan materi pengelolaan, mahasiswa diajak untuk memahami pentingnya menjaga keseimbangan antara pemanfaatan potensi wisata alam dan perlindungan keanekaragaman hayati serta lingkungan ekosistem daratan di kawasan gunung api aktif secara berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan diawali pada pagi hari pukul 06.00 WIB dengan proses registrasi, absensi awal, pengarahan singkat, dan doa bersama sebelum keberangkatan. Selama perjalanan di dalam bus menuju lokasi, mahasiswa melaksanakan praktik guiding per individu sebagai bentuk latihan awal dalam menyampaikan informasi dan memandu perjalanan wisata secara profesional.

Setibanya di kawasan TWA Gunung Tangkuban Perahu, seluruh peserta mengikuti sesi briefing, pembagian kelompok, penjelasan tujuan dan tata tertib, serta pembagian instrumen observasi. Sebelum melaksanakan observasi lapangan secara langsung, para mahasiswa mengikuti sesi audiensi dan pemaparan materi dari pihak pengelola destinasi. Pematerian ini disampaikan langsung oleh Kang Rizandika Nurpriyantono selaku salah satu pengelola TWA Gunung Tangkuban Perahu. Beliau memberikan wawasan mendalam mengenai sejarah, operasional destinasi, manajemen pelayanan, hingga tantangan pelestarian kawasan wisata alam, yang kemudian diakhiri dengan sesi diskusi interaktif dan tanya jawab.

Foto 1. Dokumentasi Foto Bersama Mahasiswa dan Dosen Pembimbing (Sumber : Dokumentasi, 2026)

Setelah pemaparan materi, mahasiswa melakukan observasi lapangan dan dokumentasi untuk mengidentifikasi tata kelola area serta sarana prasarana wisata. Memasuki siang hari, seluruh peserta melaksanakan istirahat, sholat, dan makan siang (Ishoma) bersama.

Foto 2. Foto Bersama Narasumber Setelah Pematerian (sumber : Dokumentasi, 2026)

Rangkaian praktikum dilanjutkan dengan sesi free time di area kawah dan kawasan sekitar destinasi. Pada sesi ini, mahasiswa menjalankan tugas analisis pengunjung tanpa wawancara untuk mengamati pola perilaku dan preferensi wisatawan di area kawah, sembari menikmati pemandangan alam dan kesejukan udara Gunung Tangkuban Perahu. Seluruh rangkaian kegiatan diakhiri dengan kumpul kembali, evaluasi singkat, serta persiapan kepulangan ke Bandung.

Foto 3. Mahasiswa Melakukan Observasi Sarana & Prasarana di TWA Tangkuban Parahu

(sumber : Dokumentasi, 2026)

Kegiatan praktikum mata kuliah terpadu ini memberikan dampak pembelajaran yang bermakna bagi dosen maupun peserta. Dosen Pendamping Praktikum, Dr. Sri Marhanah, S.S., M.S.E., menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi pengalaman pembelajaran yang sangat berharga bagi mahasiswa untuk memahami secara langsung pengelolaan dan pengembangan destinasi wisata alam. Melalui observasi lapangan dan audiensi bersama pengelola, mahasiswa dapat menghubungkan teori yang dipelajari di kelas dengan praktik nyata di lapangan, khususnya terkait pengelolaan destinasi, pelayanan wisata, dan pelestarian lingkungan, sehingga memperkaya wawasan serta menumbuhkan kepedulian terhadap keberlanjutan pariwisata. Sementara itu, salah satu peserta kegiatan juga mengungkapkan kesannya bahwa rangkaian kegiatan praktikum ini berlangsung sangat seru. Selain mendapatkan pengalaman praktik guiding dan pemaparan materi langsung mengenai Tangkuban Perahu, peserta juga memperoleh pengalaman berharga saat melakukan analisis pengunjung, sembari menikmati pemandangan indah serta suasana udara sejuk di kawasan kawah.

****

Ingin tahu lebih banyak tentang Manajemen Resort dan Leisure UPI? Cek Sosial Media Kami!

Instagram | YouTube | Line | TikTok | Situs web

#MRLWILDVENTURE2026 #MRLUPI #SDGs15 #VivaTourismus #VivaMRL

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *