Isu mengenai adanya pergerakan sistematis yang diprediksi mencuat pasca-Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) pada 20 Mei mendatang memantik respons dari kalangan akademisi. Pemerintah diingatkan untuk tetap fokus, sementara aparat penegak hukum diminta bersiaga mengantisipasi potensi gangguan stabilitas.
Guru Besar Ilmu Politik Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Cecep Darmawan, menegaskan bahwa menyampaikan kritik terhadap jalannya pemerintahan merupakan hal lumrah dalam sistem demokrasi.
Kendati demikian, ia memberikan catatan keras agar gerakan tersebut tidak ditunggangi oleh motivasi terelubung untuk mengguncang stabilitas negara.
"Mengkritik silakan saja kritik, tapi tidak boleh ada niat untuk merusak, merongrong ya, apalagi misalnya untuk menjatuhkan kepemimpinan nasional. Jangan pernah berpikir seperti itu, apalagi bertindak," ujar Cecep saat dihubungi inilah.com, Senin (18/5/2026).
Daripada memicu kegaduhan politik yang destruktif, Cecep mengajak seluruh elemen bangsa untuk bergotong royong merumuskan solusi atas berbagai persoalan domestik. Menurutnya, energi publik lebih baik disalurkan untuk membenahi sektor ekonomi, sosial, hingga politik.
Namun, jika dinamika tersebut mengarah pada upaya sistematis yang mengancam stabilitas pemerintahan, aparat kepolisian dituntut bertindak responsif. Langkah deteksi dini mutlak diperlukan sebelum gejolak meluas di tengah masyarakat.
"Saya pikir pemerintah dalam hal ini penegak hukum, termasuk aparat kepolisian, ya harus mengantisipasi. Kalau perlu, kalau sudah terdeteksi segera diantisipasi, dicegah. Jangan sampai terjadi," tegasnya.
Di sisi lain, Cecep menilai transparansi dari pihak istana menjadi kunci peredam isu negatif. Pemerintah disarankan untuk membuka ruang komunikasi yang jujur mengenai hambatan kerja yang sedang dihadapi, sekaligus merangkul publik agar ikut memberikan dukungan bagi agenda pembangunan nasional.
"Bahkan pemerintah harus minta dukungan kepada masyarakat, kami ada kesulitan ini dalam bidang misalnya ekonomi, misalnya bidang apa, diberi pemahaman kepada masyarakat. Tapi juga pemerintah sedang berusaha keras melakukan pekerjaan itu," pungkas Cecep.
Penulis : Oleh Diana Rizky
Sumber : Inilah.com Link
