
Bandung, 31 Juli 2025 – Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Program Pascasarjana sekaligus Focus Group Discussion (FGD) bersama sivitas akademika Tadris IPS Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis, 31 Juli 2025.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan secara lebih luas Program Pascasarjana Pendidikan IPS UPI, meliputi profil program studi, visi dan misi, keunggulan akademik, serta peluang karier lulusan. Selain itu, FGD digelar sebagai upaya membangun kolaborasi akademik dan pertukaran gagasan antara dua institusi yang memiliki visi serupa dalam pengembangan pendidikan IPS di Indonesia.
Dalam sambutannya, Ketua Program Studi Pascasarjana Pendidikan IPS UPI, Prof. Sapriya, M.Ed menyampaikan bahwa UPI membuka peluang seluas-luasnya bagi para akademisi dan praktisi pendidikan untuk melanjutkan studi di jenjang magister dan doktor. “Melalui kegiatan ini, kami berharap terjadi pertukaran informasi yang bermanfaat, sekaligus membuka kerja sama yang berkelanjutan dalam bentuk penelitian, pengabdian, maupun pengembangan kurikulum,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Program Studi Tadris IPS UIN UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Yeti Nurizzati, M.Si menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini. Dalam paparannya, ia menyampaikan bahwa penguatan jejaring akademik sangat penting, terutama dalam memperkaya wawasan dosen dan mahasiswa terhadap perkembangan keilmuan IPS. “Kami mengapresiasi inisiatif sosialisasi ini, dan berharap mahasiswa serta dosen UIN dapat menjalin kemitraan akademik yang lebih luas dengan UPI,” ujarnya.
Diskusi dalam FGD berlangsung aktif dan hangat, membahas berbagai isu strategis, di antaranya: pengembangan kurikulum, hingga peluang kolaborasi dalam bimbingan tugas akhir mahasiswa. Kegiatan diikuti oleh perwakilan dosen dari kedua institusi dan ditutup dengan kesepakatan untuk menjajaki peluang kerja sama lebih lanjut, baik dalam bidang akademik, penelitian, maupun pengembangan profesional dosen. (RAH)