Jakarta, 29-30 Oktober - Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Pendidikan Indonesia mengikuti kegiatan Lokakarya Nasional yang diselenggarakan oleh Asosiasi Program Studi Sosiologi Indonesia (APSSI) di Gedung Dewi Sartika, Kampus Universitas Negeri Jakarta, DKI Jakarta. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan dari APSSI untuk bersinergis secara kolaboratif pada setiap program studi Sosiologi di Indonesia untuk menghasilkan kurikulum dan perkuliahan yang berdampak. Kegiatan berlangsung selama 2 hari mengusung tema "Merancang Kurikulum Sosiologi yang Berdampak: Sinkronisasi StrategiKolaborasi Inovatif Dosen–Guru untuk Akreditasi Unggul", perwakilan setiap prodi sosiologi berkumpul untuk bertukar dan berbagi pengalaman.
Program Studi Pendidikan Sosiologi UPI memberangkatkan Prof. Dr. Elly Malihah, M.Si., Prof. Dr. Siti Nurbayani, M.Si., Siti Komariah, M.Si., Ph.D., dan Puspita Wulandari, M.Pd. untuk berjejaring bersama APSSI. Kegiatan yang berfokus pada pengembangan program studi ini mengangkat 3 tema yakni launching lulusan program studi sosiologi S1-S2-S3, penguatan jaringan jurnal sosiologi, dan pengembangan standar laboratorium sosiologi.
Lokakarya Nasional selama 2 hari yang meliputi agenda cukup padat diawali dengan sesi panel I mengenai Ahli Kurikulum Berdampak dan Kurikulum Sosiologi oleh Prof. Dr. Komarudin, M.Si. yang juga selaku rektor dari Universitas Negeri Jakarta sebagai tuan rumah. Sesi panel II mengenai LAMSPAK dan Guru Praktisi oleh Dr. Tyas Retno Wulan, M.Si. sebagai Wakil Ketua 1 APSSI, bertugas di Universitas Jenderal Soedirman. Di akhir hari pertama, dilakukan sosialisasi profil lulusan S1-S2-S3 oleh Dr. Harmona Daulay, S.Sos., M.Si., dosen dari Universitas Sumatera Utara sekaligus selaku Ketua Umum APSSI. Pada hari kedua, dilakukan sesi panel secara paralel membahas Workshop Jaringan Jurnal Sosiologi oleh Prof. Dr. Argyo Demartoto selaku Ketua Bidang Jurnal APSSi dari Universitas Negeri Sebelas Maret, dan panel mengenai Workshop Laboratorium oleh Dr. A.B. Widyanta, M.A. sebagai Ketua Lab Social Research Center dari Universitas Gadjah Mada.
Melalui lokakarya ini, diharapkan terwujud sinkronisasi strategi pengembangan kurikulum sosiologi yang kolaboratif dan inovatif, yang pada akhirnya mendukung peningkatan mutu pembelajaran dan pencapaian akreditasi unggul di masing-masing satuan pendidikan.
