Jl. Dr. Setiabudi No.276A, Kota Bandung 40143
UPI-FPIPS-Logo-blok
Prodi SaIG: ARTIKEL AKHIR KEGIATAN MAGANG MAHASISWA: PEMBELAJARAN KEGIATAN MAGANG MAHASISWA DALAM MENDUKUNG PERENCANAAN PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN

Penulis: Aida Ainulmila (SaIG, 2205839)

Penyunting: Muhammad Zaki Rabbani

Pada bulan terakhir kegiatan magang, saya sebagai mahasiswa ikut terlibat dalam berbagai aktivitas yang berkaitan dengan kelompok kerja perumahan dan kawasan permukiman (Pokja PKP). Pokja PKP merupakan sebuah kelompok kerja lintas Lembaga atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dibentuk untuk mendukung koordinasi, sinkronisasi, dan integrasi kebijakan sektor perumahan dan Kawasan permukiman. Adapun unsur yang harus ada dalam Forum/Pokja PKP ini Adalah Instansi pemerintah yang terkait dengan bidang PKP, Asosiasi Profesi penyelenggara PKP, Pakar di bidang PKP, Asosiasi Perusahaan penyelenggara PKP. Asosiasi Perusahaan barang-jasa mitra usaha penyelenggara PKP, dan Lembaga Swadaya Masyarakat.

Dok: Penulis

Tujuan dari adanya Pokja PKP ini diantaranya yaitu untuk memberikan kepastian hukum, mendukung Upaya penataan dan pengembangan wilayah,menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya untuk Pembangunan perumahan, memberdayakan stakeholders, mendukung Pembangunan ekonomi-sosial-budaya, dan memastikan ketersediaan dan akses bagi Masyarakat dalam pemenuhan rumah layak huni dan terjangkau bagi Masyarakat.

Dengan ini mahasiswa jadi mengetahui dan belajar terkait kebijakan yang menjadi acuan bagi kegiatan Pokja PKP, serta belajar terkait pemahaman alur koordinasi lintas OPD. Informasi yang ditampilkan pada kelompok kerja ini diantaranya ada Informasi rumah tidak layak huni, kemudian data air minum bagus dan layak, permukiman kumuh, hingga informasi terkait.

Dok: Penulis

Selama kegiatan magang berlangsung, mahasiswa juga mendukung pelaksanaan kegiatan koordinasi Pokja PKP ini dengan mendampingi rapat, Menyusun bahan pendukung, hingga dokumentasi kegiatan. Keterlibatan ini memberikan gambaran nyata mengenai pentingnya kerja sama lintas sektor dalam penyelenggaraan perumahan dan kawasan permukiman, serta peran data kewilayahan dalam mendukung proses koordinasi tersebut. 

Dok: Penulis

Melalui kegiatan magang ini mahasiswa mendapatkan pemahaman teknis terkait pengolahan dan analisis data kewilayahan, serta memahami pentingnya koordinasi lintas sektor dalam mendukung perencanaan pembangunan.

Secara keseluruhan, kegiatan magang ini mampu menjembatani antara teori yang diperoleh di bangku perkuliahan dengan praktik perencanaan di lapangan. Pendekatan berbasis kondisi wilayah yang diterapkan dalam kegiatan Pokja PKP menunjukkan bahwa perencanaan perumahan dan kawasan permukiman memerlukan data yang akurat, terintegrasi, dan berkelanjutan. Pengalaman ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja serta berkontribusi pada pengembangan perencanaan perumahan dan kawasan permukiman di masa mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *