Jl. Dr. Setiabudi No.276A, Kota Bandung 40143
UPI-FPIPS-Logo-blok
Selamat & Sukses! Tiga Dosen PPKn UPI Raih Pendanaan Penelitian Multitahun DIKTI Tahun Anggaran 2026

Bandung, Maret 2026 - Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Pendidikan Indonesia (FPIPS UPI) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Pada Tahun Anggaran 2026, tiga dosen PPKn UPI berhasil meraih pendanaan penelitian dalam skema Pendanaan Penelitian Multitahun (On Going) dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (DIKTI) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Pencapaian ini menjadi bukti kuat komitmen sivitas akademika PPKn UPI dalam menghasilkan penelitian yang berkualitas, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan pendidikan kebangsaan di era digital. Melalui proses seleksi yang dikenal sangat kompetitif di tingkat nasional, ketiga dosen tersebut berhasil lolos penilaian ketat yang menilai aspek substansi, kebaruan gagasan, serta potensi kontribusi penelitian terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan nasional.

Adapun tiga dosen PPKn UPI yang berhasil memperoleh pendanaan penelitian tersebut adalah Prof. Aim Abdulkarim, M.Pd., Prof. Dasim Budimansyah, M.Si., dan Prof. Dr. Rahmat, M.Si. Ketiganya mengusung tema penelitian yang tidak hanya relevan dengan pengembangan ilmu Pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan, tetapi juga memiliki nilai strategis bagi penguatan karakter dan partisipasi warga negara di tengah dinamika masyarakat digital.

Prof. Aim Abdulkarim, M.Pd. memperoleh pendanaan dalam skema Penelitian Pascasarjana (PPS) dan Penelitian Disertasi Doktor (PDD) untuk penelitian berjudul “Pengembangan Bahan Ajar Pendidikan Pancasila Berbasis Deep Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Kewarganegaraan Digital dan Kecerdasan Moral Siswa.” Penelitian ini bertujuan mengembangkan bahan ajar inovatif yang mengintegrasikan pendekatan deep learning dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila, sehingga mampu meningkatkan kemampuan kewarganegaraan digital sekaligus membangun kecerdasan moral peserta didik di era transformasi teknologi.

Sementara itu, Prof. Dasim Budimansyah, M.Si. meraih pendanaan dalam skema Penelitian Fundamental Reguler (PFR) melalui penelitian berjudul “Menghidupkan Rasa Berdosa: Model Pendidikan Karakter Berbasis Nurani dalam Kepemimpinan Publik.” Penelitian ini mengangkat dimensi moral yang sering terabaikan dalam diskursus kepemimpinan publik, yaitu kesadaran nurani dan rasa berdosa sebagai fondasi etika kepemimpinan. Gagasan tersebut diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan model pendidikan karakter yang mampu melahirkan pemimpin yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral yang kuat.

Pendanaan penelitian juga diraih oleh Prof. Dr. Rahmat, M.Si. melalui skema Penelitian Fundamental Reguler (PFR) dengan judul “Gerakan Sosio-Kultural melalui E-Platform Civic Crowdfunding dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila untuk Meningkatkan Civic Engagement Siswa.” Penelitian ini menawarkan pendekatan inovatif dengan memanfaatkan teknologi digital melalui konsep civic crowdfunding sebagai media pembelajaran partisipatif. Melalui platform tersebut, siswa diharapkan dapat terlibat secara aktif dalam berbagai inisiatif sosial dan kegiatan kewarganegaraan, sehingga meningkatkan keterlibatan mereka dalam kehidupan demokrasi.

Ketiga penelitian ini memiliki relevansi strategis dalam konteks penguatan pendidikan kebangsaan di Indonesia. Di tengah perubahan sosial yang cepat akibat perkembangan teknologi digital, pendidikan kewarganegaraan dituntut untuk mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan zaman. Oleh karena itu, penelitian yang dilakukan oleh para dosen PPKn UPI ini tidak hanya berorientasi pada pengembangan teori, tetapi juga pada inovasi pembelajaran yang dapat diterapkan secara nyata dalam praktik pendidikan.

Pimpinan Program Studi PPKn FPIPS UPI menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan para dosen meraih hibah penelitian bergengsi dari DIKTI merupakan cerminan kualitas intelektual serta dedikasi tinggi dalam mengembangkan ilmu Pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan.

“Keberhasilan para dosen meraih hibah penelitian bergengsi dari DIKTI adalah cerminan kualitas intelektual dan dedikasi yang tinggi. Semoga hasil penelitian ini memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan di Indonesia,” ujarnya.

Program Studi PPKn UPI juga berharap agar penelitian-penelitian tersebut dapat diselesaikan dengan baik serta menghasilkan berbagai luaran yang berdampak luas, seperti publikasi ilmiah di jurnal bereputasi, pengembangan model pembelajaran inovatif, serta rekomendasi kebijakan yang dapat mendukung penguatan pendidikan kebangsaan di Indonesia.

Keberhasilan ini tidak hanya mengharumkan nama Program Studi PPKn UPI, tetapi juga semakin menegaskan posisi prodi tersebut sebagai salah satu pusat keunggulan (center of excellence) dalam bidang pendidikan kebangsaan. Selain itu, pencapaian ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus berkarya, melakukan penelitian bermutu, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan negara.

Dengan semangat akademik yang terus berkembang, Prodi PPKn UPI optimistis bahwa penelitian-penelitian yang dihasilkan akan menjadi sumbangsih penting dalam memperkuat pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan yang relevan dengan tantangan zaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *