
Bandung, 11 Oktober 2025 - Program Studi Pendidikan Sosiologi FPIPS Universitas Pendidikan Indonesia kembali menyelenggarakan kegiatan tahunan Sociology Leadership Activity (SLA) pada Sabtu, 11 Oktober 2025. Kegiatan yang mengusung tema “Unfolding Chapters: Becoming a Brave and Connected Sociologist” ini diikuti oleh sebanyak 108 mahasiswa baru angkatan 2025.
Kegiatan SLA bertujuan untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan, memperkuat solidaritas, serta membangun kemampuan adaptasi para mahasiswa baru terhadap dinamika kehidupan akademik di lingkungan kampus. Melalui berbagai sesi yang dirancang secara interaktif, peserta diajak untuk memahami makna kepemimpinan yang inklusif dan kolaboratif dalam konteks sosiologi.

Acara dibuka dengan sambutan dari Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan FPIPS, Dr. Bagja Waluya, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam menciptakan iklim akademik yang aktif dan berprestasi. Ia juga memperkenalkan beberapa program kemahasiswaan yang dapat diikuti oleh mahasiswa baru, termasuk Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang menjadi wadah untuk mengembangkan ide-ide inovatif dan penelitian berbasis sosial.
Selain itu, kegiatan ini turut dihadiri oleh salah satu dosen Pendidikan Sosiologi, Muhammad Retsa Rizaldi Mujayapura, M.Pd. Dalam sesi sambutan, beliau menegaskan bahwa SLA bukan sekadar kegiatan orientasi, melainkan proses kaderisasi penting yang membentuk karakter, tanggung jawab, dan kesadaran sosial mahasiswa. “SLA adalah pengalaman berharga yang tidak hanya membekas selama masa kuliah, tetapi juga menjadi fondasi untuk perjalanan profesional sebagai calon sosiolog,” ujarnya.
Rangkaian acara SLA juga mencakup sesi Forum Group Discussion (FGD) yang difokuskan pada pelatihan kemampuan komunikasi dan diskusi formal. Melalui kegiatan ini, mahasiswa baru dilatih untuk menyampaikan pendapat, menghargai pandangan orang lain, serta membangun argumen berdasarkan perspektif ilmiah sosiologis. Suasana hangat dan interaktif dalam FGD mencerminkan semangat kebersamaan dan rasa ingin tahu tinggi dari para peserta. selain itu kegiatan FGD mahasiswa dibekali dengan pematerian terkait kepemimpinan yang disampaikan oleh kang Reza Avi cenna.
Selain memperkuat kemampuan akademik dan sosial, SLA juga menjadi ajang bagi mahasiswa baru untuk saling mengenal lebih dekat, memperluas jaringan pertemanan, dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap Program Studi Pendidikan Sosiologi.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan para peserta SLA 2025 dapat membawa semangat kepemimpinan yang berani, adaptif, dan berkarakter sosial dalam menapaki perjalanan mereka sebagai calon pendidik dan sosiolog masa depan.