Kegiatan Sosiologi Mengajar dilaksanakan hanya satu hari yaitu pada hari Senin tanggal 11 Agustus 2025. Melalui kegiatan Sosiologi Mengajar, peserta didik diajarkan berbagai materi penting yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini dilaksanakan di PKBM Jayagiri Lembang, sebuah lembaga pendidikan nonformal yang menyediakan berbagai program belajar bagi masyarakat.
Inovasi program tahun ini berbeda dari sebelumnya. Jika tahun lalu berfokus pada anak anak sekolah formal dalam lingkup rumah belajar, tahun ini lebih diarahkan kepada anak-anak yang tidak bersekolah di lembaga formal, yakni di PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat). Selain itu, jika sebelumnya lebih menekankan pada materi sosiologi, kini juga ditambahkan pembelajaran kesenian sesuai kebutuhan dari pihak sekolah.
Materi sosiologi yang diajarkan yaitu tentang perubahan sosial, dapat membantu peserta didik lebih mengerti dinamika masyarakat yang terus berkembang. Selain itu, peserta didik juga diperkenalkan dengan enam dimensi ketahanan digital, yang memberikan pemahaman tentang pentingnya literasi dan keamanan di masa kini yang serba berteknologi.
Selain materi sosiologi peserta didik juga diajak mengenal budaya lokal melalui materi kesenian tari Mojang Priangan. Dengan tujuan untuk mengenalkan budaya lokal kepada peserta didik, khususnya tradisi dan seni khas Priangan serta dapat mengembangkan apresiasi seni dan kreativitas peserta didik melalui praktik langsung, sehingga nilai-nilai budaya dapat dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ditutup dengan diskusi studi kasus dan permainan ular tangga yang interaktif, menciptakan suasana menyenangkan sekaligus memperkuat kebersamaan. Melalui sesi ini, peserta didik dapat belajar memahami materi sekaligus menanamkan nilai kerja sama, tanggung jawab, dan nilai-nilai sosial secara menyenangkan, interaktif, dan mudah dipahami.

Dalam kegiatan Sosiologi Mengajar, sebagai mahasiswa aktif dapat berkesempatan mengembangkan keterampilan dalam membuat media ajar yang kreatif, berkomunikasi efektif, dan bekerja sama dalam tim. Dengan begitu kegiatan Sosiologi Mengajar ini dapat menegaskan peran mahasiswa dalam menanamkan nilai sosial pada peserta didik serta melatih mahasiswa sebagai calon pemimpin yang berkarakter, berkompeten, dan mampu memberikan dampak positif di masyarakat.
Pihak PKBM Jayagiri memberikan respons yang positif terhadap kegiatan ini. Berkat komunikasi dan hubungan antara panitia dengan pihak PKBM yang baik, kegiatan ini dapat
berjalan dengan lancar, dan siswa tampak sangat antusias dan aktif dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan tidak hanya diterima dengan baik, tetapi juga mampu membangun suasana belajar yang menyenangkan dan bermakna.
Harapan ketua pelaksana Elsa Adanti (Mahasiswa Pendidikan Sosiologi 2024) untuk SOSJAR kedepannya yaitu agar bisa menghadirkan lebih banyak inovasi sekaligus menerapkan hasil evaluasi dari kegiatan sebelumnya. Walau tahun ini sudah berusaha menutupi kekurangan tahun lalu, masih ada hal-hal yang perlu diperbaiki untuk ke depannya. Harapannya, baik dari sisi kepanitiaan, teknis, maupun pelaksanaan, SOSJAR bisa lebih terencana dan dapat memberikan dampak yang lebih besar, tidak hanya bagi panitia tetapi juga bagi masyarakat sebagai sasaran utama.
