Bandung, 20 November 2025 — Gelaran Puncak Dies Natalis ke-71 Program Studi Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) Program Sarjana, Magister, dan Doktor Terintegrasi FPIPS Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) semakin semarak dengan penampilan final Lomba Orasi Ilmiah Mahasiswa yang mengusung tema “Transformasi Berkelanjutan Menuju PKN Gemilang.” Bertempat di Gedung Achmad Sanusi UPI, tiga finalis terbaik tampil memukau di hadapan dewan juri dan para hadirin.
Tiga finalis tersebut adalah Diva Dwi Juliana (2023 A), Anggita Putri R. (2023 B), dan Siti Syaripah M. (2024 B). Mereka terpilih setelah melalui proses seleksi ketat dan berhasil menunjukkan kemampuan komunikasi publik, argumentasi, serta pemahaman mendalam tentang isu-isu kewarganegaraan kontemporer.



Penampilan ketiga finalis dinilai secara komprehensif oleh dewan juri yang terdiri dari Prof. Dr. Prayoga Bestari, M.Si., Dr. Syaifullah, S.Pd., M.Si., dan Muhamad Iqbal, S.Pd., M.Si. Penilaian mencakup ketajaman gagasan, alur argumentasi, kekuatan retorika, kreativitas penyampaian, serta relevansi dengan tema “Transformasi Berkelanjutan Menuju PKN Gemilang.”
Lomba Orasi Ilmiah Mahasiswa menjadi salah satu agenda unggulan dalam perayaan Dies Natalis PKn UPI, karena tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga medan aktualisasi mahasiswa sebagai calon intelektual publik. Melalui tema besar transformasi, para finalis menunjukkan bahwa mahasiswa PKn UPI memiliki kemampuan reflektif dan visi ke depan dalam membayangkan masa depan pendidikan kewarganegaraan yang adaptif dan relevan.
Kehadiran tiga finalis dengan gagasan yang segar dan argumentasi yang kuat menjadikan Puncak Dies Natalis ke-71 PKn FPIPS UPI bukan hanya sebagai perayaan sejarah panjang program studi, tetapi juga sebagai momentum meneguhkan PKn UPI sebagai pusat pengembangan nilai, keilmuan, dan kepemimpinan kewarganegaraan menuju masa depan yang gemilang.
