Rabu, 28 Oktober 2026
Penulis: Andy Wibawa Nurrohman, M.Sc.`
Penyunting: Hilmy Nurizky (SaIG, 2400015)
Program Studi Sains Informasi Geografi (SaIG) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melaksanakan kegiatan Visitasi Audit Mutu Internal (AMI) 2026 yang dimulai pada pukul 08.30 WIB. Tim Asesor AMI UPI yang bertindak dalam evaluasi ini adalah Prof. Siti Fatimah, M.Si., Ph.D. dan Prof. Dr. Iwa Kuntadi, M.Pd., dengan mengusung tema "Bersama Mewujudkan Mutu Pendidikan yang Unggul dan Berkelanjutan".

Dok. Penulis
Kegiatan visitasi ini dipimpin langsung oleh Ketua Program Studi SaIG, Dr. Lili Somantri, S.Pd., M.Si., serta dihadiri oleh jajaran dosen homebase dan tenaga kependidikan. Tampak hadir dalam rapat audit tersebut antara lain Dr. Muhammad Ihsan, S.T., M.T., Dr. Andika Permadi Putra, S.T., M.T., Andy Wibawa Nurrohman, M.Sc., Achmad Fadhilah, M.Sc., Tiara Handayani, S.Si., M.Sc., Siti Zahrotunisa, S.Si., M.Sc., Dr. Tania Septi Anggraini, S.T., M.T., Ph.D., serta dari pihak laboran geografi, Nusan Mauli Pranata, S.Pd.


Dok. Penulis
Dalam sesi audit yang berlangsung secara konstruktif tersebut, tim asesor memaparkan sejumlah catatan evaluasi teknis dan deskriptif serta memberikan arahan perbaikan terhadap instrumen AMI untuk segera ditindaklanjuti oleh pengelola Program Studi SaIG. Berdasarkan notulensi hasil audit, terdapat beberapa poin utama yang menjadi perhatian asesor dan memerlukan perbaikan serta penyempurnaan bukti dukung (evidence):
- Penguatan Kurikulum dan Pelaksanaan Pembelajaran: Asesor menekankan perlunya pengesahan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) secara resmi oleh Ketua Program Studi. Bukti dukung kegiatan praktikum harus dilengkapi dengan daftar mata kuliah, jumlah SKS, rincian jam pelaksanaan, serta dokumentasi berupa video atau pranala web yang diintegrasikan melalui tabel dashboard kurikulum. Penilaian sejawat dan penjelasan rinci mengenai teknik penilaian mata kuliah juga harus diperjelas.
- Keuangan dan Sarana Prasarana: Penyiapan data perhitungan Dana Operasional Pendidikan (DOP) menggunakan tabel kurun waktu 3 tahun menjadi catatan yang sangat vital untuk menunjang akreditasi. Pada aspek sarana prasarana, kelengkapan pemenuhan aspek pembelajaran perlu ditingkatkan dari 9 menjadi 10 aspek serta dilengkapi narasi kesesuaian rasio kecukupan sarpras.
- Pengembangan SDM dan Keahlian Laboratorium: Pengelola prodi diarahkan untuk mengoptimalkan pembimbingan mahasiswa oleh dosen, mengklaim penugasan laboran fakultas guna menyeimbangkan rasio 2 laboran untuk 5 laboratorium, serta meningkatkan keterlibatan dosen mengajar di kampus luar secara terstruktur.
- Penelitian, PkM, dan Luaran Publikasi: Asesor merekomendasikan peningkatan kuantitas Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) agar setiap dosen minimal memiliki 1 kegiatan PkM terdata (seperti integrasi KKL maupun pelatihan). Pada aspek publikasi, perlu dilakukan rekapitulasi serta pemetaan proporsi jurnal terindeks Scopus, WoS, maupun Sinta 3, di samping pemanfaatan prosiding, buletin, atau publikasi media massa.
- Prestasi Mahasiswa dan Kewirausahaan: Kategori prestasi mahasiswa diminta untuk tidak berfokus pada skala nasional saja, melainkan tersebar secara berimbang di tingkat lokal, provinsi, nasional, hingga internasional. Untuk ranah wirausaha, prodi perlu mendata secara rinci jumlah start-up mahasiswa dengan mengelompokkan berbasis produk atau jasa.
- Internasionalisasi dan Kemitraan: Prodi diminta untuk memperluas penjajakan kerja sama dengan universitas di luar negeri (seperti institusi di Amerika Serikat) serta mengupayakan peningkatan persentase dosen asing.

Dok. Penulis
Pelaksanaan Visitasi Audit Mutu Internal (AMI) ini menjadi pijakan penting bagi Program Studi SaIG dalam mengidentifikasi area pembenahan internal secara terukur. Seluruh jajaran pimpinan, dosen, dan staf Program Studi SaIG berkomitmen untuk segera menindaklanjuti seluruh catatan perbaikan dari para asesor demi mewujudkan penjaminan mutu pendidikan yang berstandar unggul.