Jl. Dr. Setiabudi No.276A, Kota Bandung 40143
UPI-FPIPS-Logo-blok
UPDATING WEBSITE SEBAGAI WADAH EDUKATIF KOMUNITAS MAPS DALAM PEMBAHARUAN MEDIA INFORMASI SAIG

Penulis: Fathimah Adzkiya Fitriani (SaIG, 2503480) 

Penyunting: Reva Laelatul Zahra

Updating website adalah salah satu program kerja komunitas MAPS dari biro web dan artikel. Tujuan dibentuknya proker ini yaitu untuk menambah wawasan anggota internal maps seputar website. Sebagai salah satu partisipan, saya mendapat banyak insight baru. Mulai dari definisi webssite, bahasa pemrograman, hingga jenis-jenis website.

Berdasarkan fungsinya, website dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan. Misalnya website fakultas dan prodi, website tersebut  berfungsi sebagai media informasi, transparansi akademik, dan publikasi. Selain itu, ada jenis website yang berfungsi sebagai e-commerce, bisnis, sampai layanan masyarakat. 

Doc. Penulis: contoh website untuk kebutuhan akademik (https://fpips.upi.edu/saig/)

Doc. Penulis: contoh website untuk layanan masyarakat

Berdasarkan teknologi pengolahan data dan cara konten ditampilkan kepada pengguna, website dibedakan menjadi website statis dan website dinamis. Menurut Pressman & Maxim (2020) dalam bukunya yang berjudul Software Engineering: A Practitioner's Approach , aplikasi atau situs web statis menyediakan konten yang isinya sudah ditentukan sebelumnya (predetermined text dan grafis) kepada pengguna atau waktu akses. Sebuah website statis menampilkan konten yang tetap, karena itu jenis website ini tidak memerlukan database. Saat dibuka, website ini dengan sangat cepat karena langsung dari server. Secara biaya, website ini tergolong mudah, dan mudah dalam pembuatannya.

Berkebalikan dengan website statis, website dinamis menghasilkan halaman web secara instan (on the fly) dengan menggunakan skrip untuk query data dari database, sehingga memungkinkan personalisasi konten untuk pengguna yang berbeda (Conolly & Begg, 2015 dalam bukunya yang berjudul  Database Systems: A Practical Approach to Design, Implementation, and Management ). Website dinamis menampilkan konten yang berubah otomatis sesuai input/data terbaru. Perubahan tersebut dapat berasal dari interaksi atau permintaan pengguna, karena itu website ini sangat bergantung pada database. Namun, website ini biasanya lebih lambat secara loading daripada website statis karena melalui proses olah data. Secara biaya website ini biasanya lebih mahal dan kompleks dalam pembuatan dan pengembangannya daripada website statis.

Website prodi dan fakultas menggunakan bentuk website berupa wordpress. Karena memudahkan dalam pengelolaan dan memiliki ekosistem yang luas. WordPress juga memungkinkan fakultas untuk memantau kegiatan semua prodi dalam satu dashboard. Penggunakan CMS (wordpress) juga sangat memudahkan karena tidak memerlukan skill coding yang advance, waktu pembuatannya yang relatif cepat, mudah untuk meng-update konten, biaya pengembangannya yang lebih murah.

Berbagai macam website tersebut dapat dibuat dengan pemrograman (melalui proses coding) maupun secara praktis dengan CMS (Content Management Systems). Bahasa pemrogrograman yang digunakan dalam website biasanya bermacam-macam. Mulai dari HTML, phyton, javascript, css, Js, Ts, PHP, dll. Setiap bahasa tersebut mempunyai karakteristik, kegunaan, dan keunggulannya masing-masing. Bahasa pemrograman yang relevan untuk GIS dan umum digunakan adalah phyton dan javascript. 

Jenis website yang pastinya familiar bagi mahasiswa Sains Informasi Geografi adalah webgis. Webgis merupakan suatu sistem informasi (SIG) yang dirancang untuk menyimpan, mengelola, menganalisis, dan memvisualisasikan data spasial secara daring melalui jaringan internet. Webgis biasanya digunakan untuk  berbagai kebijakan yang memerlukan tampilan peta interaktif untuk menunjukkan lokasi tertentu. Misalnya adalah laman inasrisk dari BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) berikut.

Doc. Penulis: contoh webgis (https://inarisk.bnpb.go.id/)

Dalam proses pemrograman dalam membuat artikel, mahasiswa dapat menggunakan AI sebagai asisten. Fungsi AI diantaranya adalah, untuk memahami intruksi dalam bahasa sehari-hari, membantu mempercepat proses belajar dan pengembangan aplikasi. Namun, perlu diperhatikan bahwa mahasiswa harus tetap memahami logika dan mengecek kembali hasil yang diberikan AI. Karena pada dasarnya kecerdasan buatan hanya diciptakan sebagai tools, dan tidak bisa menggantikan pekerjaan maupun karya manusia.

Secara keseluruhan program kerja updating website kali ini berjalan dengan lancar dan sesuai harapan. updating website berhasil mengedukasi dan menambah wawasan internal maps. Juga menjadi wadah untuk menembangkan website prodi SaIG untuk menjadi lebih baik lagi. Harapan saya kedepannya, semoga website SaIG dapat menjadi lebih inovatif dan  menjangkau masyarakat luas. Saya juga berharap proker ini dapat dijalankan dengan baik pula pada periode-periode berikutnya.

Doc. Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *