BANDUNG (3/08/2026) — Dalam upaya mendukung efektivitas GreenMetric dan menciptakan lingkungan kampus yang ramah lingkungan, perwakilan Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menghadiri Focus Group Discussion (FGD) bernas bertajuk “Pengembangan Model Tata Kelola Sampah Kampus Berbasis Sistem Sosio-Teknis melalui Participatory Action Research”.
Kegiatan FGD diawali dengan pemantikan materi dari para narasumber yang memaparkan performa serta pemetaan GreenMetric UPI, khususnya pada aspek Waste Management (Pengelolaan Sampah) di lingkungan universitas. Beberapa capaian dan rencana strategis yang disosialisasikan antara lain:
- Fasilitas Ramah Lingkungan: Pengadaan water purifier di berbagai titik kampus guna mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai.
- Sistem TILAS: Pemantapan skema Ticketing Layanan Angkutan Sampah (TILAS) yang melibatkan kebiasaan baru para petugas kebersihan (Office Boy).
- Edukasi Mahasiswa Baru: Rencana penyediaan tempat sampah terpilah serta pengalokasian sesi sosialisasi "Kampus Hijau" pada rangkaian MOKAKU-UPI melalui bahan tayang edukatif yang terintegrasi di tingkat program studi.
- Pengawasan dan Pemilahan: Mendorong budaya pemilahan sampah langsung dari sumbernya, di mana evaluasi serta skema punishment fakultas akan dinilai berdasarkan besarnya residu sampah yang dihasilkan.

Sesi Diskusi Interaktif: Membedah Tantangan di Tingkat Fakultas
Pada sesi diskusi, para peserta FGD secara aktif membedah berbagai persoalan mendesak terkait pengelolaan sampah di tingkat fakultas. Diskusi berfokus pada sejauh mana kebijakan GreenMetric telah dipahami dan diimplementasikan di lingkungan FPIPS, serta identifikasi hambatan kultural yang ada.
Tantangan utama yang mengemuka mencakup perlunya peningkatan edukasi, pembentukan kesadaran kolektif, hingga kesiapan infrastruktur pendukung yang ideal. Dalam merespons tantangan tersebut, efektivitas pemanfaatan media informasi interaktif disepakati sebagai salah satu sarana infrastruktur non-fisik yang krusial untuk menyebarkan budaya peduli lingkungan.
Rencana Strategis Mandiri FPIPS ke Depan
Sebagai tindak lanjut (action plan) dari hasil FGD ini, langkah konkret yang akan didorong dalam waktu dekat meliputi:
- Optimalisasi Organisasi Kemahasiswaan: Mengandalkan peran aktif Pembina Kemahasiswaan dan Himpunan Mahasiswa untuk menjadi pelopor serta menggalakkan gerakan bebas sampah di lingkungan perkuliahan.
- Pembentukan Unit Khusus & Relawan: Menginisiasi hadirnya unit atau kompartemen khusus yang fokus pada tata kelola sampah internal, yang ditopang oleh relawan kampus (green volunteers).
Melalui partisipasi aktif ini, Program Studi Ilmu Hukum FPIPS UPI menegaskan komitmennya untuk tidak hanya memberikan edukasi secara teoritis, tetapi juga terlibat aktif dalam pembuatan kebijakan dan aksi nyata mewujudkan ekosistem kampus UPI yang bersih, sehat, dan berkelanjutan
