Penulis: Rajwa Ganesya Athallah (SaIG, 2311543)
Penyunting: Muhammad Zaki Rabbani
ada tanggal 7 Oktober 2025, Komunitas IMAGIS Program Studi Sains Informasi Geografi, Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Universitas Pendidikan Indonesia, menyelenggarakan kegiatan Workshop of GIS bekerja sama dengan Program Studi S1 Administrasi Pendidikan. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB bertempat di FIP Book Store, dengan tujuan utama memperkenalkan konsep dasar serta penerapan praktis Sistem Informasi Geografis (SIG) dalam konteks dunia pendidikan.
Kegiatan dibuka dengan sambutan dari ketua Program Studi S1 Administrasi Pendidikan, yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas program studi dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi spasial. Dalam era digital saat ini, kemampuan membaca, mengelola, dan menganalisis data spasial menjadi keterampilan penting yang dapat diterapkan dalam berbagai bidang, termasuk perencanaan pendidikan, tata ruang, dan manajemen sarana-prasarana sekolah.
Sesi utama kegiatan diawali dengan pematerian oleh bapak Dr. Lili Somantri, S.Pd., M.Si., yang membawakan topik “Pengenalan Dasar GIS dan Aplikasinya dalam Analisis Kesesuaian Lahan Sekolah.” Dalam penyampaiannya, beliau menjelaskan secara komprehensif mengenai konsep dasar Sistem Informasi Geografis, komponen penyusunnya, serta manfaatnya dalam mendukung proses pengambilan keputusan berbasis data spasial. Lebih lanjut, beliau menekankan bagaimana GIS dapat digunakan untuk menentukan kesesuaian lokasi pembangunan fasilitas pendidikan dengan mempertimbangkan aspek lingkungan, aksesibilitas, serta ketersediaan infrastruktur pendukung.
Melalui sesi pematerian tersebut, peserta dari S1 Administrasi Pendidikan mendapatkan wawasan baru bahwa GIS bukan hanya sekadar alat pemetaan, tetapi juga sebuah sistem analisis yang mampu membantu dalam perencanaan strategis di bidang pendidikan. Diskusi interaktif yang terjalin antara pemateri dan peserta menambah dinamika kegiatan, di mana berbagai pertanyaan terkait penerapan SIG dalam pengelolaan data sekolah dan tata ruang pendidikan muncul secara antusias.
Usai sesi pematerian, kegiatan berlanjut dengan sesi praktik yang dipandu langsung oleh Komunitas IMAGIS. Pada tahap ini, peserta diperkenalkan pada penggunaan perangkat lunak GIS dan secara langsung mempraktikkan beberapa tahapan dasar pengolahan data spasial, mulai dari:
- Georeferencing, yaitu proses menyesuaikan data peta dengan koordinat geografis sebenarnya.
- Geoprocessing, yang meliputi berbagai teknik analisis spasial seperti pemotongan (clip), penggabungan (merge), dan analisis tumpang susun (overlay analysis), Hingga pembobotan dan juga memberikan skor (Scoring)
- Penyusunan Layout Peta, sebagai tahap akhir visualisasi hasil analisis dalam bentuk peta tematik yang informatif dan siap dipublikasikan.
Selama sesi praktik, para anggota IMAGIS memberikan bimbingan secara langsung kepada peserta, memastikan setiap tahap dapat dipahami dan diaplikasikan dengan baik. Pendekatan pembelajaran berbasis praktik ini membuat peserta lebih mudah memahami alur kerja SIG, mulai dari input data hingga interpretasi hasil akhir dalam bentuk peta digital.
Menjelang akhir kegiatan, dilakukan sesi refleksi dan tanya jawab, di mana peserta menyampaikan kesan, pengalaman, serta potensi penerapan GIS dalam bidang administrasi pendidikan. Banyak peserta menyatakan bahwa kegiatan ini membuka wawasan baru tentang pentingnya data spasial dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan di sektor pendidikan.
Kegiatan yang berlangsung selama satu hari penuh ini berjalan dengan lancar dan interaktif. Kolaborasi antara Komunitas IMAGIS dan mahasiswa S1 Administrasi Pendidikan menunjukkan semangat sinergi lintas disiplin ilmu di lingkungan Universitas Pendidikan Indonesia. Melalui Workshop of GIS ini, diharapkan muncul kesadaran baru akan pentingnya literasi spasial serta kemampuan teknis dalam memanfaatkan teknologi GIS sebagai bagian dari inovasi pendidikan dan manajemen sekolah di masa depan.

Dok. Penulis

Dok. Penulis

Dok. Penulis
