Pada mata pelajaran sejarah yang terdapat pada kurikulum 1975 dan kurikulum 2013
memiliki beberapa perbedaan yang cukup signifikan. Perbedaan-perbedaannya meliputi
Kedudukan mata pelajaran sejarah pada kedua kurikulum tersebut, tujuan pembelajaran
sejarah, materi pelajaran, alokasi waktu serta bahan ajar yang dipakai untuk mata pelajaran
sejarah pada kedua kurikulum tersebut.
Untuk kedudukan mata pelajaran sejarah dalam kurikulum 1975, mata pelajaran sejarah
masih tergabung dalam satu rumpun ilmu sosial yaitu IPS sedangkan pada kurikulum 2013
mata pelajaran sejarah menduduki posisi istimewa dikarenakan mata pelajarannya
dikelompokkan menjadi 2 (sejarah wajib dan peminatan). Pembelajaran sejarah pada
kurikulum 1975 memiliki tujuan untuk membentuk karakter peserta didik yang didasarkan
dengan nilai- nilai pancasila sementara pada kurikulum 2013 sejarah sebagai pengenalan
peserta didik dengan lingkungan sekitarnya. Untuk materi pelajaran, dalam kurikulum 1975
materinya memuat isi tentang pembinaan moral pancasila sedangkan materi kurikulum 2013
sejarah memuat bahasan mengenai peristiwa sejarah. Mengeni buku ajar, pada kurikulum 1975
yang masih dipengaruhi oleh para penguasa pada saat itu membuat buku pembelajaran sejarah
lebih memihak kepada penguasa yang berkuasa pada saat itu sedangkan bahan ajar sejarah
kurikulum 2013 telah menggunakan dan memanfaatkan media belajar.