Bandung, 10 April 2026 — Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PKn) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kembali mencatatkan prestasi membanggakan. Tim dosen PKn UPI berhasil lolos seleksi dan meraih pendanaan dalam Program Penelitian Terapan Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.
Keberhasilan ini ditetapkan melalui Keputusan Kuasa Pengguna Anggaran Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Nomor 181/KPA/C4/KPT/2026 tanggal 8 April 2026 tentang Penerima Pendanaan Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun Anggaran 2026.
Tim penelitian ini diketuai oleh Kokom Komalasari dari Program Studi Pendidikan Kewarganegaraan UPI, dengan anggota Didin Saripudin dari Program Studi Pendidikan Sejarah UPI serta Iim Siti Masyitoh dari Program Studi Pendidikan Kewarganegaraan UPI.
Penelitian yang akan dilaksanakan bertajuk “Penerapan Reflective Assessment berbasis Moodle dalam Pendidikan Pancasila untuk Penguatan Digital Citizenship Peserta Didik di SMP”. Penelitian ini berorientasi pada pengembangan model asesmen reflektif berbasis teknologi digital yang diintegrasikan dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), dengan luaran berupa model yang dapat diimplementasikan secara luas. Di tengah tantangan era digital, penelitian ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki karakter kewarganegaraan digital yang kuat, bertanggung jawab, dan berlandaskan nilai-nilai Pancasila.
Program Studi PKn UPI menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat yang sebesar-besarnya kepada tim peneliti atas dedikasi dan kerja kerasnya. Semoga penelitian ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang nyata bagi dunia pendidikan Indonesia. Pengumuman ini merupakan bagian dari Keputusan KPA Ditjen Riset dan Pengembangan Nomor 181/KPA/C4/KPT/2026 yang juga mencakup penerima pendanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat, Program Riset Konsorsium Unggulan Berdampak, dan Program Inovasi Seni Nusantara Tahun Pelaksanaan 2026.