Mahasiswa Program Studi Manajemen Resort dan Leisure Universitas Pendidikan Indonesia pada tanggal 4 April 2026 sukses menyelenggarakan charity event ‘Art of Sharing’ di Panti Asuhan Alfitra Bandung. Kegiatan yang berlangsung meriah ini melibatkan 60 anak didik panti sebagai peserta utama, didampingi oleh 7 orang panitia inti mahasiswa MRL dan 11 orang dari volunteer. Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Dosen Prodi MRL selaku pembimbing pelaksanaan Event Charity Ibu Widyastuti, S.Sos., M.P.Par dan Bapak Dr. Moh. Dede., M.I.L. Tujuan utama dari acara ‘Art of Sharing’ menyajikan perpaduan edukasi sekaligus hiburan yang bermanfaat bagi anak – anak. Melalui rangkaian acara yang telah disusun secara matang, dimulai dari pematerian yang berisi tentang etika berwisata, story telling legenda lokal, cerdas cermat, hingga melukis di tas kanvas. Mahasiswa MRL berupaya menanamkan nilai – nilai positif sejak dini sekaligus memberikan pengalaman yang menyenangkan dan berkesan bagi seluruh peserta yang terlibat dalam kegiatan ini. Pelaksanaan kegiatan ini disambut hangat dan baik oleh pengelola dan pengasuh Panti Asuhan.

(Dokumentasi, 2026)

(Dokumentasi, 2026)
Memasuki sesi leisure (waktu luang), suasana hangat semakin terasa saat kegiatan story telling dimulai. Mahasiswa memilih legenda Gunung Tangkuban Perahu sebagai materi utama untuk mengenalkan kekayaan budaya lokal Jawa Barat. Cerita disampaikan dengan komunikatif dan menarik dengan dukungan boneka tangan bernama ‘Aulia’ yang menjadi daya tarik bagi anak – anak. Dengan gaya penyampaian yang komunikatif, lucu, dan ekspresif, berhasil membawa imajinasi anak – anak masuk ke dalam alur cerita Sangkuriang dan Dayang Sumbi. Tak sekadar bercerita, sesi ini diselipi dengan pesan moral mengenai kejujuran dan rasa hormat kepada orang tua. Melalui kegiatan story telling ini, anak – anak tidak hanya mendapatkan hiburan tetapi juga memahami nilai – nilai moral serta mengenal cerita rakyat sebagai bagian dari identitas budaya lokal.

(Dokumentasi, 2026)
Kegiatan pun berlanjut ke babak yang lebih kompetitif namun tetap menyenangkan, cerdas cermat yang diikuti oleh seluruh peserta dan beberapa volunteer yang membimbing mereka dalam beberapa bentuk kelompok – kelompok kecil. Pembagian kelompok ini sengaja dirancang untuk membangun kedekatan personal antara mahasiswa dan anak – anak panti. Cerdas cermat ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman anak - anak terhadap pematerian etika berwisata dan story telling yang telah disampaikan sebelumnya. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusiasme dari anak-anak, mereka berlomba - lomba mengangkat tangan untuk menjawab pertanyaan yang diberikan. Pada akhir sesi, suasana bangga dalam penyerahan apresiasi bagi juara 1 (satu), 2 (dua) dan 3 (tiga) yang berhasil mengumpulkan poin tertinggi. Penghargaan ini diberikan bukan untuk mencari siapa yang terbaik, melainkan bentuk apresiasi atas keberanian dan partisipasi aktif dari seluruh kelompok.

(Dokumentasi, 2026)
Rangkaian kegiatan penutup adalah melukis di tas kanvas. Peserta diberikan kesempatan untuk mengekspresikan kreativitas mereka melalui gambar dan warna sesuai dengan imajinasi masing - masing. Di rangkaian kegiatan ini, setiap anak diberikan sebuah tas kanvas polos, kuas, dan cat warna-warni sebagai media berekspresi. Hasil karya yang dihasilkan menunjukkan keberagaman ide dan kreatifitas anak - anak. Beberapa contoh yang menjadi pilihan gambar anak - anak adalah melukis pemandangan, bunga dan bumi. Kegiatan ini menjadi sarana untuk melatih kepercayaan diri anak–anak terhadap hasil karya mereka sendiri. Pada akhir sesi, adanya pemberian apresiasi dari pihak dosen Manajemen Resort dan Leisure yang memilih langsung kepada 4 (empat) orang anak dengan kategori lukisan terbaik. Adanya pembagian snack sebagai bentuk kecil dalam memberi kepada anak - anak sebagai sebuah hadiah sudah mengikuti acara ini dengan baik, dan penyerahan amanah berupa donasi bagi panti asuhan alfitra yang disalurkan dalam bentuk bahan pokok.

(Dokumentasi, 2026)
Selama kegiatan berlangsung, panitia dan volunteer menjalankan tugas sesuai peran masing - masing dalam mendampingi peserta serta memastikan acara berlangsung dengan lancar. Kerja sama yang baik dengan tidak adanya perbedaan antara panitia dan volunteer membuat acara terselenggara dengan tertib dan sesuai dengan rencana yang diinginkan.

(Dokumentasi, 2026)
Sebagai penutup, kegiatan charity event ini diakhiri dengan sesi penempelan sticky notes yang berisi kesan dan pesan dari anak-anak panti asuhan selama mengikuti acara. Berbagai ungkapan kebahagiaan, rasa terima kasih, serta harapan agar kegiatan serupa dapat kembali diadakan yang tertulis dalam catatan tersebut. Acara Event Charity "Art of Sharing" ini dapat terselenggara juga atas kerjasama berbagai pihak, termasuk kepada para sponsor event, yaitu Kalibre, Sinar Rezeki, Tresna Rasa, dan Chazy Brew & co yang telah mensponsori dan mendukung terselenggaranya acara. Selain itu, acar ini juga dapat terselenggara atas kerjasama media partner, antara lain Jaber Zillenial Kota Bandung, Event List, Mading Event dan juga Prodi MRL UPI, juga mitra kerjasama Event yaitu Panti asuhan Yayasam Al- Fitra Bandung. Bagi penyelenggara, baik panitia mahasiswa dan juga dosen Prodi MRL, kegiatan ini merupakan pengalaman pembelajaran yang sangat berharga yang menjadi bentuk implementasi dari bentuk kepedulian sosial yaitu juga berkenaan dengan implementasi SDG's No Poverty dan Reduce Inequalities serta pentingnya memberikan dampak nyata kepada masyarakat khususnya anak-anak di Panti Asuhan Al-fitra. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan di masa mendatang dengan jangkauan yang lebih luas, sehingga semakin banyak pihak yang dapat merasakan manfaatnya.
