Suasana khidmat dan penuh refleksi menyelimuti aula utama Perguruan Taman Taruna Nusantara ketika Guru Besar Ilmu Hukum dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Prof. Dr. Cecep Darmawan, S.H., S.I.P., S.A.P., S.Pd., M.Si., CPM. hadir untuk menyampaikan pemaparan bertajuk "Penguatan Integritas dan Etika Profesi Pamong dalam Membangun Keteladanan dan Kredibilitas Lembaga Pendidikan Berasrama". Kehadiran akademisi terkemuka dari UPI ini disambut hangat oleh seluruh jajaran pimpinan, pamong, dan tenaga pendidik Taruna Nusantara yang memandang forum ini sebagai momentum penting dalam memperkuat fondasi nilai-nilai luhur yang selama ini menjadi ruh dari institusi pendidikan berasrama berkarakter kebangsaan tersebut. Pemaparan ini bukan sekadar ceramah akademis biasa, melainkan sebuah ajakan refleksi mendalam bagi setiap insan pendidik untuk memaknai kembali hakikat tugas dan tanggung jawab mereka sebagai pamong yang digugu dan ditiru.
Dalam paparannya yang sistematis dan penuh argumentasi tajam, Prof. Dr. Cecep Darmawan, S.H., S.I.P., S.A.P., S.Pd., M.Si., CPM. mengupas secara mendalam korelasi yang tidak terpisahkan antara integritas personal seorang pamong dengan kredibilitas institusional lembaga pendidikan yang dinaunginya. Beliau menegaskan bahwa dalam konteks lembaga pendidikan berasrama seperti Taruna Nusantara — di mana para peserta didik hidup, belajar, dan bertumbuh selama dua puluh empat jam dalam lingkungan yang terstruktur — figur pamong menjadi cermin utama yang setiap gerak-geriknya akan terekam dan diteladani oleh para taruna. Lebih jauh, Guru Besar ini juga memaparkan kerangka hukum dan etika profesi pendidik yang berlaku di Indonesia, menjelaskan bagaimana pelanggaran terhadap norma-norma etika bukan hanya berdampak pada reputasi individu, tetapi secara langsung melukai marwah dan kepercayaan publik terhadap institusi secara keseluruhan. Pendekatan yuridis yang dikombinasikan dengan perspektif pedagogis ini memberikan dimensi baru yang segar dan menggugah bagi para peserta.

Pemaparan Guru Besar Ilmu Hukum UPI di Perguruan Taman Taruna Nusantara ini ditutup dengan sesi tanya jawab yang berlangsung hangat dan penuh dinamika, di mana para pamong antusias mendiskusikan tantangan-tantangan nyata yang mereka hadapi dalam menjalankan tugas di lingkungan pendidikan berasrama. Pimpinan Taruna Nusantara menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kesediaan Guru Besar UPI berbagi ilmu dan pengalaman, seraya menegaskan bahwa forum seperti ini akan menjadi agenda yang terus dikembangkan sebagai bagian dari program penguatan kapasitas pamong secara berkesinambungan. Kegiatan ini pun meninggalkan kesan yang begitu dalam — bahwa membangun lembaga pendidikan berasrama yang berwibawa dan dipercaya masyarakat tidak cukup hanya dengan kurikulum yang unggul, tetapi harus dimulai dari integritas dan keteladanan nyata setiap insan yang mengabdi di dalamnya.
