[Bandung] – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Tim mahasiswa Program Studi Manajemen Resort dan Leisure (MRL) berhasil memperoleh pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) Tahun 2026 melalui program bertajuk “HEROES: Optimalisasi Teknologi Pirolisis Berbasis Gamifikasi Adventure dan Eco-Coin sebagai Upaya Mitigasi Pencemaran Lingkungan di Desa Wisata Alamendah.”
Keberhasilan ini menjadi wujud komitmen mahasiswa FPIPS UPI dalam menghadirkan solusi inovatif terhadap isu lingkungan melalui pendekatan yang mengintegrasikan pendidikan, teknologi, pariwisata, dan pemberdayaan masyarakat. Program HEROES juga selaras dengan Tema PKM 2026, yaitu Ekonomi Hijau dan Biru untuk Penguatan Perekonomian Nasional, dengan mengembangkan konsep ekonomi sirkular berbasis potensi lokal desa wisata.
Tim HEROES diketuai oleh Aulia Sri Rahayu dari Program Studi Manajemen Resort dan Leisure, dengan anggota Nurul Hasanah, Azzahra Maudya Wulandari, Nayla Nurhaliza Bilqis dari Program Studi Manajemen Resort dan Leisure, serta Ahmad Zaki Fadhili dari Program Studi Teknik Mesin. Program ini berada di bawah bimbingan Bapak Armandha Redo S. Pd., M.Sc selaku dosen pendamping yang mendampingi proses penyusunan proposal hingga pelaksanaan kegiatan.

Gambar 1. Dokumentasi Tim
(Sumber: Dokumentasi Tim PKM-PM HEROES UPI 2026)
Melalui program HEROES, tim mengusung konsep Eco Adventure & Circular Tourism, yaitu sebuah model wisata edukatif yang mengajak wisatawan dan masyarakat berpartisipasi langsung dalam pengelolaan sampah melalui pengalaman berbasis gamifikasi. Dalam implementasinya, peserta akan mengikuti rangkaian misi lingkungan, mulai dari pengumpulan dan pemilahan sampah, praktik pembuatan pirolisis dan eco-enzyme, hingga pengenalan teknologi pirolisis sebagai solusi pengolahan sampah plastik yang lebih ramah lingkungan. Sebagai bentuk apresiasi terhadap partisipasi peserta, HEROES menghadirkan sistem Eco-Coin, yaitu mekanisme penghargaan yang diberikan berdasarkan poin dari setiap misi yang berhasil diselesaikan. Eco-Coin tersebut dapat ditukarkan dengan berbagai produk lokal UMKM yang diproduksi oleh masyarakat Desa Wisata Alamendah, sehingga mendorong terciptanya ekosistem ekonomi sirkular yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi masyarakat.
Program ini akan dilaksanakan bekerja sama dengan Karang Taruna Kawand Lokal sebagai mitra utama di Desa Wisata Alamendah. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengelola program secara mandiri sehingga kebermanfaatannya dapat terus berlanjut setelah kegiatan PKM berakhir. Selain implementasi program di lapangan, HEROES juga menghasilkan berbagai luaran yang mendukung keberlanjutan program, di antaranya paket wisata edukatif berbasis gamifikasi, teknologi pirolisis sebagai media pembelajaran pengelolaan sampah plastik, instalasi eco-enzyme, sistem Eco-Coin, buku pedoman bagi mitra, serta media edukasi digital melalui website dan media sosial. Keberhasilan memperoleh pendanaan PKM-PM 2026 menjadi langkah awal bagi Tim HEROES dalam mengimplementasikan inovasi tersebut di Desa Wisata Alamendah.
Besar harapan program ini mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekaligus mengharumkan nama Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Universitas Pendidikan Indonesia pada ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 2026.