Penulis: Kelompok 6B
Penyunting : Reva Laelatul Zahra
Pada tanggal 29 Juli 2026, mahasiswa dari Program Studi Sains Informasi Geografi angkatan 2024 melaksanakan kegiatan praktikum mata kuliah Manajemen Kelembagaan dan Standardisasi Informasi Geospasial ke Kantor Pemerintahan Kota Cimahi yang dihadiri oleh Dr. Ir. Muhammad ihsan, ST., MT. selaku dosen pengampu mata kuliah, Kepala Dinas PUPR Kota Cimahi, Kepala Dinas KOMINFO Kota Cimahi, dan Baperlitbang Kota Cimahi. Dalam kunjungan tersebut, kami diberikan pematerian mengenai tata kelola informasi geospasial dan alur-alur pengumpulan, verifikasi, hingga publikasi data-data yang tersedia di Kota Cimahi. Kunjungan tersebut juga bertujuan sebagai wadah silaturahmi antara program studi Sains Informasi Geografi dengan Pemerintah Kota Cimahi.

Kelompok 6B sebagai salah satu tim yang mengikuti acara tersebut mendapatkan insight yang sangat bermakna bagi kami. Ilmu-ilmu mengenai tata kelola informasi geospasial dan lembaga-lembaga yang berperan dalam mengoptimalisasi integrasi dan publikasi data menjadi highlight utama kami. Beberapa poin yang kami dapatkan dari kunjungan ini adalah 1) pentingnya data dan informasi geospasial dalam pengelolaan kota dan tata ruang yang berkelanjutan, 2) integrasi dan relasi yang dijalin antar lembaga pemerintahan untuk mencapai pengelolaan informasi geospasial yang baik, dan 3) komitmen dalam menciptakan ekosistem kerja dalam pengelolaan informasi geospasial.

Adapun kami menyadari bahwa posisi sebagai surveyor, analis SIG, dan berbagai posisi lainnya yang relevan dengan SaIG ternyata masih belum terpenuhi di dunia kerja. Evaluasi tersebut menjadi perhatian karena informasi geospasial merupakan unsur penting dalam pembangunan kewilayahan, tanpa adanya sumber daya manusia yang mumpuni, tentunya pengelolaan informasi geospasial tidak dapat berjalan secara optimal. Adapun, peran akademisi, universitas, dan lulusan geografi sangat dibutuhkan dalam meningkatkan kemampuan pemerintahan untuk mengelola data dan informasi geospasial untuk mewujudkan pengelolaan dan perancangan tata ruang dan perkotaan yang lebih baik lagi kedepannya.
Dari pembelajaran langsung ke instansi seperti ini membuka cakrawala baru dan perspektif yang lebih luas mengenai posisi SaIG di dunia profesional. Teori-teori dan praktik yang dilakukan di ruang kampus dapat diterapkan di dunia kerja seperti pemerintahan ataupun instansi untuk mewujudkan Indonesia yang lebih melek terhadap data dan informasi geospasial.
